Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/10/2023, 12:12 WIB
Selma Aulia,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Mobil yang mengalami overheat menjadi momen yang cukup menegangkan bagi pemiliknya. Namun, dengan pemahaman baik tentang sistem pendingin mesin, bisa mengatasi potensi permasalahan ini dengan mudah.

Ketika musim pancaroba dan seperti saat ini dengan cuaca yang panas mungkin pemilik mobil berpikir mobil akan overheat, dan perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sistem pendingin mesin.

Iwan, pemilik Bengkel Iwan Motor Honda Auto Clinic mengatakan, overheat mobil ketika cuaca panas bukan disebabkan oleh suhu yang tinggi.

Baca juga: Pilihan Oli Mesin Mobil Baru dan Tua Ketika Cuaca Panas

Ilustrasi mobil mengalami overheatZulfana K. Rijal Ilustrasi mobil mengalami overheat

“Pemilik mobil tidak usah khawatir jika mobilnya overheat ketika cuaca panas. Sebab mesin mobil sudah dilengkapi dengan sistem pendingin,” ungkap Iwan kepada Kompas.com, Minggu (1/10/2023).

Iwan menegaskan, pemilik mobil tidak usah khawatir soal overheat ketika cuaca panas, karena sistem pendingin mobil saat ini sudah cukup baik dan canggih, sebab dirancang untuk beroperasi efisien dalam berbagai kondisi suhu dan cuaca.

“Sepanjang komponen sistem pendingin mesin seperti radiator, coolant radiator, thermostat, kipas radiator dan water pump bekerja dengan baik, maka tidak akan terjadi overheat,” jelas Iwan.

Baca juga: Cuaca Panas, Jangan Simpan Barang-barang Ini di Dalam Mobil

Ilustrasi mobil mogok karena overheatZulfana K. Rijal Ilustrasi mobil mogok karena overheat

Selain itu, Iwan memberikan contoh mobil yang overheat karena kipas radiator mati disaat cuaca panas.

“Ketika jalan macet misalnya, hembusan angin ke radiator akan berkurang ditambah udara luar juga panas, maka akan terjadi overheat,” ungkap Iwan.

Iwan menyarankan bagi pemilik mobil bisa mengetahui secara dini apa penyebab overheating.

Baca juga: Cuaca Panas, Parkir Mobil Sembarangan Bisa Sebabkan Kebakaran

“Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memastikan coolant radiator tidak berkurang. Kemudian matikan AC bekerja dengan baik atau dingin,” jelas Iwan.

Jika coolant radiator berkurang dan AC sudah tidak bekerja secara optimal, pemilik mobil harus segera membawa ke bengkel. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com