Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/01/2023, 07:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, viral di media sosial video rekaman pengendara motor terlibat kecelakaan dengan kendaraan tempur (ranpur). Kejadian ini diyakini terjadi karena kurangnya kewaspadaan saat menyalip kendaraan besar.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @agoez_bandz4, di mana terlihat pengendara motor matik menyalip kendaraan besar dan akhirnya tertabrak dari belakang.

"Telah terjadi kecelakaan antara kendaraan bermotor Vario warna putih dengan mobil Comodo iring-iringan Yon Armed 9 yang akan berangkat menuju ke Wanayasa dan Ciater dalam rangka mengecek frekuensi radio," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca juga: Jangan Gegabah, Begini Teknik Aman Motor Menyalip Kendaraan Besar

"Kronologi kejadian tiba-tiba korban Ibu-ibu pengendara Vario menyalip dari arah kiri sehingga tidak diketahui oleh driver Comodo an. Pratu Angga Aprilian sedangkan korban an. Ibu Masitoh usia 42 tahun. Kondisi korban patah kaki dan punggung. Saat ini sedang ditangani oleh RS UGD Banyu Asih Purwakarta," demikian tikan keterangan lanjutannya.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani, mengatakan, jika dilihat kejadian seperti itu, pengendara ranpur tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Sebab, memang pandangan pengendara mobil ranpur itu sangatlah terbatas dibandingkan dengan kendaraan lain.

"Sebagai pengendara motor sebaiknya ketika melihat adanya rombongan atau konvoi kendaraan tempur itu haruslah menepi dahulu dan memberikan jalan," ujar Agus, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Begini Cara Aman Mendahului Kendaraan Besar di Jalan

Agus menambahkan, ketika memang sudah di jalan, sebagai pengendara harus melihat situasi melalui kaca spion. Sehingga, setiap kendaraan yang muncul dari belakang dan berpotensi membahayakan dan ingin mendahului, kita bisa segera menepi untuk memberikan jalan.

Ilustrasi menyalip trukFoto: Quora Ilustrasi menyalip truk

"Area blindspot pada kendaraan seperti itu sangatlah luas. Jadi, pengendara motor yang harus bisa menyesuaikan kondisi di jalan dan jangan memaksakan untuk memotong atau berjalan di samping ranpur," kata Agus.

Menurut Agus, sebagai pengendara seharusnya paham tujuan berkendara itu apa. Kalau tujuannya ingin selamat sampai ke tujuan, maka sebaiknya harus mementingkan keselamatan di atas segalanya saat di jalan raya. Sehingga kita tidak egois dan terburu-buru.

"Prinsipnya, lebih baik telat 1 menit daripada hilang nyawa selamanya," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.