Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/01/2023, 17:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil keluaran terbaru saat ini rata-rata sudah dibekali dengan smart key. Smart key merupakan teknologi canggih yang memudahkan pengemudi membuka, serta menyalakan mesin mobil tanpa harus menggunakan anak kunci.

Fitur ini juga bisa membuat mobil menjadi lebih aman dari incaran maling karena biasanya sudah ada chip immobilizer.

Meski memiliki sejumlah keunggulan, smart key tetap memiliki kekurangan. Dimana terkadang bisa mengalami gangguan seperti macet atau rusak sehingga tidak bisa berfungsi secara normal.

Baca juga: Selain ERP, Sistem Pembayaran Tol Nirsentuh Akan Diterapkan Tahun Ini

Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengatakan, ada beberapa penyebab yang membuat smart key tidak berfungsi secara normal.

“Bisa karena terkena air, baterai smart key lemah atau tertekan benda lain sehingga rusak atau pecah,” kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Kamis (12/1/2023).

Pada beberapa kejadian, smart key yang lemah bisa memengaruhi fungsinya. Bahkan beberapa kasus tidak bisa menyalakan start pada mesin mobilnya.

Smart key pada mobil baru Smart key pada mobil baru

“Kalau baterai yang lemah cara, mengatasinya smart key didekatkan ke push start button, sehingga bisa di jalankan mesinnya,” kata Bambang.

Selain itu, pada kasus tertentu, smart key kerap mengalami macet atau kehilangan respons saat pemilik hendak membuka dan mengunci pintu ketika parkir dekat dengan menara Base Transceiver Station (BTS) telepon seluler atau menara Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (Sutet).

“System kerjanya (smart key) menggunakan frekuensi, jadi kalau ada gangguan dekat dengan medan magnet atau kabel tegangan tinggi maka bisa mengganggu sistem key free itu. Tergantung dari seberapa kuat teganganya,” kata dia.

Hal senada juga dijelaskan oleh Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor Didi Ahadi. Menurutnya, fungsi smart key bisa saja terganggu karena adanya masalah antara transmitter di remote dan receiver. Mengingat, fitur memanfaatkan sinyal frekuensi.

“Sinyal frekuensi yang ada di sekitar menara Sutet dan BTS telepon seluler bisa jadi salah satu penghalang komunikasi itu. Terlebih, jika sudah smart key, itu sangat terpengaruhi gelombang elektromagnetik,” kata Didi.

Baca juga: Bos Yamaha Ungkap Masalah Morbidelli Tak Bisa Kencang

Maka, hal pertama jika pemilik mengalami sinyal remote mobil macet adalah perhatikan kembali sekeliling apakah dekat dengan Sutet atau BTS. Hindari juga memarkirkan kendaraan di area tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.