Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/01/2023, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur pelaksana Yamaha Racing, Lin Jarvis, mengatakan permasalahan Franco Morbielli ialah gaya berkendaranya kurang agresif tak seperti Fabio Quartararo.

Namun, menurut Jarvis hal itu wajar sebab musim lalu Morbidelli masih dibekap cedera lutut. Hal ini membuatnya tidak menonjol. Padahal pada musim 2020 dia berhasil menjadi runner up di belakang Joan Mir.

Baca juga: Bocoran Tenaga Moge Ringkas Harley Davidson X350RA

Pada 2022 pebalap berdarah Italia-Brasil itu hanya berada di urutan ke-17 klasemen akhir dengan catatan 42 poin. Sangat jauh dari catatan poin milik Quartararo yang mengoleksi 248 poin.

Pebalap Monster Energy Yamaha Franco Morbidelli memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 4 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022).GARRY LOTULUNG Pebalap Monster Energy Yamaha Franco Morbidelli memacu sepeda motornya saat sesi latihan bebas 4 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022).

“Frankie hanya belum bisa memiliki kecepatan yang sama, agresi pada pengereman dan kecepatan menikung yang cepat, yang Anda butuhkan untuk Yamaha,” kata Jarvis mengutip Crash.net, Kamis (12/1/2023).

“Untuk membuat Yamaha tampil baik, Anda harus mengerem secara agresif dan memasuki tikungan dengan cepat," kata dia.

“Tapi Anda membutuhkan banyak kepercayaan diri untuk melakukan itu, dan itu adalah sesuatu yang menurut saya adalah keahlian Fabio. Dia sangat percaya diri dengan bagian depan motor dan Frankie baru saja berjuang untuk menemukannya," kata Jarvis.

Jarvis mengatakan, Frankie telah melakukan segala cara untuk mencari solusi tersebut. Termasuk mencoba mengubah setingan motor namun belum berhasil.

Baca juga: Tiga Motor Ikonik Honda Jadi Sepeda Listrik di China

Managing Director Yamaha, Lin Jarvis.AFP/MIRCO LAZZARI GP Managing Director Yamaha, Lin Jarvis.

"Kami tahu Frankie bisa cepat. Dia adalah pemenang balapan di MotoGP, dan dia adalah wakil juara di MotoGP, jadi kapasitasnya ada. Tapi dia harus menemukan kembali dirinya dan kami harus memberinya alat yang lebih baik untuk membantunya dalam proses itu," kata dia.

Jarvis mengatakan, dalam hal ini Yamaha juga punya target yaitu memberi Frankie motor yang lebih baik dan mudah dikendarai.

“Kita harus membuat motor lebih user friendly. Tetapi sebagian dari itu akan menciptakan sedikit lebih banyak margin dalam kinerja menurut saya," kata Jarvis.

"Karena sekarang untuk mempertahankan kecepatan tertinggi, Anda juga harus bisa keluar dari tikungan dengan sangat cepat karena kami tidak memiliki tenaga murni, yang berarti Anda harus lebih cepat di tikungan," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Crash.net
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.