Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengendara Motor Juga Harus Tahu Rumus Aman 2 Detik

Kompas.com - 09/01/2023, 15:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai motor di jalan raya bukan cuma mengandalkan skill saja agar bisa selamat. Ada satu hal yang juga penting dan bisa diterapkan agar aman dari celaka, yakni jaga jarak aman.

Jaga jarak aman di sini adalah pengendara memberikan ruang beberapa meter dari kendaraan yang ada di depannya. Ada rumus yang bisa diterapkan saat mau menjaga jarak dengan mobil atau motor di depan.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana mengatakan, menerapkan jarak aman saat mengendarai motor dilakukan sesuai dengan kecepatan. Semakin cepat, maka jaraknya semakin jauh.

Baca juga: Penjelasan Pabrikan Motor Lain Tolak Front Ride Height dari Ducati

Ilustrasi kecelakaan motorgas2.org Ilustrasi kecelakaan motor

"Jarak itu biasanya dihitung berdasarkan waktu (detik). Jarak aman kita dengan kendaraan di depan adalah dua detik," ucap Agus kepada Kompas.com, Senin (9/1/2023).

Menghitung jarak dengan detik ini bisa dilakukan dengan mematok pada benda yang diam di jalanan. Misal, mobil di depan baru saja melewati pohon atau plang, hitung dalam hati sekitar dua detik, motor yang dikendarai baru melewati patokan tersebut.

"Jika dikonversikan ke meter, mungkin jarak aman ideal dengan kendaraan di depan saat melaju 40 km per jam adalah sekitar 11,5 meter," ucap Agus.

Baca juga: Segini Rata-rata Gaji Sopir Bus AKAP di Indonesia


Ketika motor menjaga jarak aman, maka ada ruang untuk mengerem atau menghindar ketika kendaraan di depan mengerem mendadak. Sehingga, motor tidak menabrak kendaraan di depan atau sampai terjatuh karena kaget.

"Pengendara jadi lebih mudah untuk melakukan manuver maupun mengendalikan kendaraannya dibanding dengan jarak yang terlalu dekat (mepet)," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.