Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tren Modifikasi Mobil 2023, Mulai Menggarap Kendaraan Elektrifikasi

Kompas.com - 30/12/2022, 10:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren modifikasi kendaraan roda empat di Indonesia terus mengalami perubahan.

Jika sebelumnya konsep ekstrem untuk keperluan kontes banyak dipilih oleh pehobi otomotif, dua tahun belakangan ini tren modifikasi justru mengarah pada yang lebih simpel dan mengutamakan fungsionalitas.

Tren ini tentu tidak terlepas dari pandemi Covid-19 yang turut mengubah minat dan gaya hidup masyarakat Indonesia.

Lantas, bagaimana dengan tren modifikasi mobil di tahun depan?

Baca juga: Bikin Motor Sport Fairing Tetap Keren di Musim Hujan

Pentolan rumah modifikasi BTX Concept Reindy Riupassa mengatakan, 2022 bisa dibilang menjadi  era pemanasan bagi para modifikator, terlebih melihat kondisi pandemi yang sudah mulai membaik.

Modifikasi simpel jadi tren 2022 dengan penggunaan pelek-pelek yang outstanding dan warna cat solid kembali rame. Masuk 2023 bakal lebih serius lagi, dengan ramainya pelek-pelek custom, bakal banyak fitment-fitment extreme, seperti camber, wide body, dan radius fender,” ucap Reindy saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/12/2022).

Wide body Karmabodykit 86 v2Karmabodykit Wide body Karmabodykit 86 v2

Selain itu, penggunaan cat-cat champagne atau silverstone diprediksi juga bakal ramai di tahun 2023.

Reindy melanjutkan, modifikasi Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik juga tampaknya akan menjadi tren di 2023.

Ini sejalan dengan akselerasi pemerintah dalam penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan. Tentunya, industri modifikasi, aksesori serta aftermarket akan turut menyesuaikan.

Baca juga: Industri Otomotif Berperan Besar Terhadap Ekonomi Indonesia

Hal senada juga diungkapkan oleh modifikator sekaligus Founder Karma Body Kit Kiki Anugraha, yang mengatakan bahwa tahun 2023 tren modifikasi mobil akan mengarah ke kendaraan listrik.

“Di 2023 pandangan saya akan banyak mobil electric yang di modifikasi secara dalam, EV akan menjadi hype. Untuk alirannya macam-macam, stance, alto, street racing juga masuk, tergantung jenis mobilnya,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.