Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagus buat Jangka Panjang, Begini Cara Aman Pemotor Lewati Jalan Rusak

Kompas.com - 15/12/2022, 19:12 WIB
Dio Dananjaya,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com – Kondisi jalan di sejumlah kota di Indonesia tidak sepenuhnya mulus. Masih ada beberapa yang rusak bahkan berlubang.

Pemandangan jalan yang rusak kerap kali ditemui ketika masuk musim penghujan. Buat yang sering melewati kondisi jalan tersebut, ada baiknya menerapkan teknik berkendara untuk mengurangi efek jangka panjang yang berdampak pada tubuh.

Doddy Setiadi, instruktur keselamatan berkendara dari Rifat Drive Labs (RDL), mengatakan, sering menghajar jalan rusak atau berlubang berimbas negatif buat badan.

Baca juga: Pakai Mobil Manual, Bolehkah Oper Gigi Tidak Berurutan?

Test ride Honda CB150XFoto: AHM Test ride Honda CB150X

“Rata-rata memang cedera tulang punggung, back pain. Karena memang sering terjadi karena guncangan. Nah itu lebih banyak terjadi pada orang-orang semua bebannya ditumpu di tempat duduk,” ujar Doddy di Tangerang (10/12/2022).

Oleh sebab itu, Doddy menyarankan agar pengendara motor membiasakan diri mengangkat bokong ketika melewati jalan rusak atau berlubang.

“Terutama karena guncangan banyak dan jalanan tidak rata, itu sebaiknya titik berat sepeda motor itu di bawah, jadi kita berdiri,” ucap Doddy.

Baca juga: Beli Mobil Listrik Dapat Insentif Rp 80 Juta, Motor Listrik Rp 8 Juta

Doddy juga mengatakan, selain mengurangi guncangan, menggeser titik tumpu motor dari bokong ke foot step bakal membuat pengendalian motor jadi lebih stabil.

“Dan ini bisa dipakai sehari-hari, misal kita melewati jalanan yang jelek, atau lewat underpass yang ada sambungan. Nah itu biasanya kan sangat terasa, makanya banyak pengendara sepeda motor, punggungnya itu sakit karena sering melewati itu,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com