Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak Maling di Bus AKAP, Ini Cara Aman Hindari Kehilangan Barang

Kompas.com - 08/12/2022, 17:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, aksi maling yang mengambil laptop penumpang lain di bus AKAP tertangkap kamera. Mereka beroperasi saat penumpang tertidur dan mengambil tas korban dari kolong bangku.

Aksi ini pun terekam CCTV di bus dan diunggah oleh Afi ke grup BisMania Community di Facebook. Terlihat jelas bagaimana gerak-gerik komplotan maling tersebut ketika beraksi, bahkan laptop tadi ditukar dengan buku besar.

Menanggapi aksi tersebut, Teddy Rusly, Direktur Utama PT Sinar Jaya Megah Langgeng mengatakan, aksi tersebut memang kerap terjadi, apalagi pada kondisi pasca-pandemi seperti sekarang.

Baca juga: Lihat Bus Mercedes-Benz O321H Lawas Disulap Jadi Motorhome

 

"Setiap perusahaan otobus (PO) tentu terus meningkatkan keamanan dalam bus. Tetapi, untuk barang bawaan sebenarnya jadi tanggung jawab masing-masing penumpang," ucap Teddy kepada Kompas.com, Kamis (8/12/2022).

Memang, penumpang tidak bisa memperkirakan siapa yang kira-kira jadi pelaku saat perjalanan. Apalagi maling zaman sekarang juga modal, alias ikut membeli tiket yang harganya juga tinggi, tergantung kelas.

"Malah sebisa mungkin ketika naik kendaraan umum, lebih baik tidak usah membawa barang-barang berharga," ucapnya.

Baca juga: Ini yang Menyebabkan Garansi Baterai Innova Zenix Hybrid Hangus


Kalau misalnya terpaksa harus membawa laptop atau barang berharga lain, lebih baik disimpan pada tas yang khusus, dilengkapi dengan gembok. Sehingga pelaku sulit melakukan aksinya.

Tips lain adalah dengan memangku tas yang dibawa ke kabin. Jadi jangan ditaruh di bawah bangku maupun bagasi di atas kepala agar pergerakan tas ke tangan pelaku bisa dihindari.

Bila merasa sudah kehilangan, segera hubungi awak kabin untuk dilakukan pemeriksaan. Biasanya memang pelaku langsung turun bila sudah berhasil mendapatkan barang berharga milik penumpang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.