Kompas.com - 19/11/2022, 12:41 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Fitur keyless kerap disebut sebagai teknologi terbaru pada keamanan mobil. Fitur ini memungkinkan pengendara bisa menghidupkan mobil tanpa harus menggunakan anak kunci.

Semenatara itu, pada teknologi sebelumnya ada immobilizer yang memungkinkan mobil tidak bisa dihidupkan bila anak kunci yang digunakan tidak sama meski kunci kontak bisa dibobol.

Keduanya tentu saja teknologi yang berbeda, hanya saja teknologi keyless tidak akan berjalan tanpa adanya immobilizer. Lantas, apa hubungan immobilizer dengan keyless?

Baca juga: Apa Bedanya Immobilizer dan Alarm pada Mobil?

Remote mobil identik dengan alarm yang terpasang pada mobil, sedangkan immobilizer terpasang pada anak kunci berupa chip khusus.Kompas.com/Erwin Setiawan Remote mobil identik dengan alarm yang terpasang pada mobil, sedangkan immobilizer terpasang pada anak kunci berupa chip khusus.

Foreman Aha Motor Aji Dwi Nugroho, mengatakan keyless atau intelligent key bisa dikatakan sebagai pengembangan dari immobilizer, karena keduanya memiliki kesamaan prinsip kerja.

“Bila immobilizer membutuhkan anak kunci yang sudah teregistrasi, keyless juga membutuhkan remote yang sudah teregistrasi untuk bisa menghidupkan mesin ketika knop atau push button dimainkan,” ucap Aji kepada Kompas.com, Jumat (18/11/2022).

Dia mengatakan immobilizer memberikan keamanan dengan memutus perintah pengapian ketika mobil dicoba distarter menggunakan anak kunci yang berbeda atau hasil dari pembobolan.

Baca juga: Duplikasi Kunci Immobilizer Tidak Bisa Sembarangan

Remote mobil berfungsi untuk membuka dan menutup kunci pintu mobil dari jarak jauhKompas.com/Erwin Setiawan Remote mobil berfungsi untuk membuka dan menutup kunci pintu mobil dari jarak jauh

“Anak kunci mobil bisa diduplikasi dengan mudah ulirnya, dibobol paksa juga mungkin bisa, sehingga sangat mungkin kunci kontak diputar untuk distater, tapi dengan immobilizer mesin tidak akan hidup meski motor starter berputar berulang kali,” ucap Aji.

Dia mengatakan hal itu juga berlaku pada keyless, karena mobil dengan teknologi tersebut juga tidak akan bisa hidup bila tidak terdeteksi remote yang sudah terdaftar pada sistem.

“Pada beberapa mobil dengan sistem keyless, mobil tidak akan bisa dihidupkan bila tidak terdeteksi remote yang sudah terdaftar pada sistem, bahkan untuk posisi kontak On saja tidak bisa, hal ini menandakan ada kesamaan sistem keyless dan immobilizer,” ucap Aji.

Baca juga: Duplikasi Kunci Immobilizer, Jangan Lupa Perhatikan Ini

Remote Keyless All New Suzuki ErtigaDicky Aditya Wijaya Remote Keyless All New Suzuki Ertiga

Dia mengatakan sistem keyless merupakan pengembangan immobilizer, yang awalnya hanya diterapkan pada cip yang menempel di anak kunci dan lubang kunci kontak lalu dikembangkan sehingga sinyalnya terpancar lebih luas.

“Pada sistem keyless dilengkapi dengan antena yang bertugas menyebarkan sinyal dari cip immobilizer, sehingga lingkupnya menjadi lebih luas yaitu di area kabin mobil, selama remote keyless yang terdaftar terdeteksi di dalam kabin, maka dengan mudah mobil bisa dihidupkan,” ucap Aji.

Jadi, immobilizer dan keyless memiliki hubungan yang cukup erat dalam menjaga keamanan mobil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.