Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/11/2022, 17:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Tesla Inc Elon Musk mengungkapkan bahwa mobil terbang bukanlah solusi terbaik untuk atasi kemacetan karena memiliki berbagai kekurangan pada aspek polusi udara dan potensi kecelakaan fatal.

Menurut dia, solusi yang lebih baik ialah membangun terowongan bawah tanah yang terintegrasi dengan berbagai kota atau titik penting. Apalagi, infrastuktur tersebut bisa dilakukan secara masif.

"Mobil terbang akan menimbulkan kebisingan, menghasilkan banyak angin, dan selalu ada kemungkinan akan jatuh di kepala Anda," katanya saat jadi pembicara pada rangkaian B20 Summit Indonesia 2022, Senin (14/11/2022) kemarin.

Baca juga: KTT G20 Jadi Wadah Promosi Kendaraan Listrik

CEO Tesla Elon Musk hadir secara virtual di acara B20 Summit Indonesia 2022 di hari kedua tanggal 14 November 2022.YouTube/ B20 Indonesia 2022 CEO Tesla Elon Musk hadir secara virtual di acara B20 Summit Indonesia 2022 di hari kedua tanggal 14 November 2022.
"Satu-satunya jawaban yang saya bisa temukan untuk permasalahan kemacetan di perkotaan adalah terowongan," lanjutnya.

Di samping itu, kata Musk lagi, terowongan bawah tanah juga dinilai tidak punya risiko atau kekurangan sebagaimana yang dimiliki oleh mobil terbang. Hanya saja memang pembangunannya butuh waktu cukup lama.

"Anda bisa memasuki lapisan sedalam apapun sampai kemacetan dimaksud bisa terselesaikan," tuturnya.

"Ini terdengar sangat simpel, tapi kendaraan listrik di terowongan adalah jawaban untuk kemacetan terburuk di seluruh kota," ucapnya lagi.

Diketahui, Musk saat ini telah memiliki perusahaan yang berkutat pada layanan terowongan bawah tanah, The Boring Company.

Baca juga: Jokowi Yakin Tesla Akan Bangun Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Uji coba SkyDrive SD-03KOMPAS.com/Ruly Uji coba SkyDrive SD-03

Perusahaan terkait sudah memiliki jaringan terowongan komersial yang dapat dilintasi kendaraan listrik di Las Vegas, Amerika Serikat. Disebutkan, fasilitas itu telah menarik banyak minat pengunjung.

Adapun dalam kesempatan ini, Musk bertukar pikiran via virtual dengan para panelis pada sesi Navigating Future Disruption of Global Technological Innovation yang dimoderatori oleh CEO Bakrie & Brothers, Anindya Bakrie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke