Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Perlu Tes Mobil Baru di Luar Negeri, Sri Mulyani Yakin Otomotif Indonesia Makin Maju

Kompas.com - 31/10/2022, 18:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran fasilitas proving ground atau uji kendaraan bermotor di BPLJSKB Bekasi pada 2023 mendatang membuat Indonesia tak perlu lagi bergantung dengan negara lain ketika hendak melakukan kegiatan ekspor.

Sehingga ke depan, sektor otomotif Indonesia berpeluang menjadi hub ekspor penting seiring hilangnya hambatan teknikal seperti melakukan pengujian di negara tujuan.

Demikian disampaikan oleh KPBU Pengembangan Proving Ground BPLJSKB Bekasi, di Kantor Kementerian Keuangan melalui tayangan YouTube, Senin (31/10/2022).

Baca juga: Proving Ground Internasional di Bekasi Siap Dibuka November 2023

Proyek Proving Ground di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di wilayah Bekasi, Jawa Baratdok.Kemenhub Proyek Proving Ground di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di wilayah Bekasi, Jawa Barat

"Standar yang akan ditegakkan pada fasilitas ini ialah berdasarkan standar internasional di lingkungan ASEAN, mengikuti ASEAN Mutual Recognition Agreement (MRA) yang diakui," kata dia.

"Artinya, kalau dipasarkan di ASEAN maka tidak perlu ikut uji standar lagi," lanjut Sri Mulyani.

Selain itu untuk pasar internasional yang lebih luas, menurutnya standar yang diterapkan di fasilitas terkait juga sudah mengikuti United Nation Agreement Concerning The Adoption of Uniform Conditions of Approval and Reciprocal Recognition of Approval For Motor Vehicle Equipment and Parts (UN Agreement).

Sehingga seluruh aspek keamanan dan keselamatan, tidak terkecuali emisi, sudah sesuai dengan berbagai negara di dunia.

Baca juga: Ini Fasilitas Pengujian yang Akan Ada di Proving Ground BPLJSKB

Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).Bridgestone Indonesia Pengujian Turanza T005A di proving ground pabrik Bridgestone, di Karawang, Sabtu (12/5/2018).

Sebab, lanjut Sri Mulyani, pasar otomotif tidak hanya bertujuan untuk pasar domestik tetapi internasional. Sehingga dibutuhkan standar internasional agar segala kegiatan yang berhubungan ke sana tidak menemui hambatan.

"Pasar otomotif tak hanya bertujuan untuk domestic market tapi international market. Kita membutuhkan standar-standar internasional. Industri otomotif kita yang masuk ke supply internasional kalau diekspor harus diuji lagi karena gak punya pengujiannya," kata dia.

Adapun proyek proving ground bertaraf internasional pertama di Indonesia ini akan dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha atau KPBU.

Pemenang tender yang sudah ditetapkan pada 23 Agustus 2022, ialah PT Konsorsium Indonesia International Automotive Proving Ground (IIAPG) yang terdiri dari perusahaan nasional dan Jepang.

Baca juga: Tilang Manual Dilarang, Polisi Bakal Dilengkapi Kamera Badan

Proyek ini akan dibangun dalam dua tahun sejak ditandatangani pada 31 Oktober 2022. Usai proses tersebut, fasilitas akan dipelihara dan dikembangkan dengan kontrak sepanjang 13 tahun.

"Proyek komprehensif, 90 hektar di Bekasi ini dibuat berbagai kebutuhan untuk menguji kendaraan bermotor hingga mampu memenuhi standar Internasional dan akan menjadi fasilitas mendukung industri otomotif nasional," tambah Sri Mulyani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.