Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/10/2022, 13:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan tabrak belakang masih terus terjadi di jalan tol. Ada berbagai hal yang menyebabkan kasus tersebut, seperti gap kecepatan yang terlampau jauh sampai pengemudi yang kelelahan.

Biasanya, kasus tabrak belakang melibatkan truk yang berjalan terlalu lambat dengan mobil penumpang yang terlalu kencang. Selain itu, kebiasaan menyalip dari lajur kiri sebenarnya sangat berisiko tabrak belakang.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pengemudi agar terhindar dari kasus tabrak belakang.

Baca juga: Pengelola Tol Harus Cegah Truk Underspeed, Menghindari Tabrak Belakang

Mobil Suzuki XL7 tabrak truk kontainer di ruas Jalan Tol Cipali Kilometer 91, wilayah Desa Caracas, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (11/10/2022). Satu penumpang tewas.Tangkapan layar video Mobil Suzuki XL7 tabrak truk kontainer di ruas Jalan Tol Cipali Kilometer 91, wilayah Desa Caracas, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (11/10/2022). Satu penumpang tewas.

"Hindari mendahului dari sisi kiri sekalipun terlihat kosong," ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Sisi kiri di jalan tol biasanya dipenuhi dengan truk. Selain itu, kendaraan di lajur kiri yang berjalan lambat kerap tidak terlihat dari sudut pandang pengemudi yang mau menyalip, ini yang sangat berbahaya.

Baca juga: Modifikasi Suzuki XL7 Cocok buat Harian, Simpel tapi Ganteng


Kedua, menurut Sony pengemudi harus biasakan kurangi kecepatan atau angkat kaki dari pedal gas sebelum menyusul. Dengan begitu, pengemudi bisa lihat dan mengidentifikasi bahanya.

"Biasakan juga komunikasi lewat klakson atau lampu (high beam), apabila aman, segera menyusul dari sisi kanan," ucap Sony.

Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre menambahkan, salah satu penyebab tabrak belakang adalah pandangan pengemudi yang terhalang ke depan. Oleh karena itu, pandangan harus jauh ke depan.

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melibatkan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1850 FJF dan truk (nomor polisi tidak diketahui) di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), KM 53.800 B Cakung arah Cikunir, Jakarta Timur, pada Minggu (24/4/2022), sekitar pukul 07.00 WIB.Dok. TMC Polda Metro Jaya Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) melibatkan mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1850 FJF dan truk (nomor polisi tidak diketahui) di Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), KM 53.800 B Cakung arah Cikunir, Jakarta Timur, pada Minggu (24/4/2022), sekitar pukul 07.00 WIB.

“Bila di depan ada kendaraan yang lebih lambat, maka kita harus segera menyesuaikan kecepatan dan bila memungkinkan dan aman, bisa didahului,” kata dia.

Tips lainnya yang diberikan Marcell agar terhindar dari tabrak belakang yaitu jangan ada distraksi. Distraksi bisa ada berbagai bentuk, mulai dari main HP, diajak ngobrol, mengganti saluran radio dan lainnya.

"Saat terdistraksi, kita bisa kehilangan informasi di depan kita. Walau satu detik, namun di kecepatan tinggi kita sudah bergerak lumayan jauh,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.