Masih Perlukan Ritual Menginjak Pedal Gas Sebelum Mematikan Mesin?

Kompas.com - 01/10/2022, 15:42 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Salah satu kebiasaan pengguna mobil sejak dulu adalah menekan pedal gas sebelum mematikan mesin.

Hal tersebut bertujuan agar usia pakai aki lebih awet dan tidak boros. Namun apakan ritual menekan pedal gas sebelum mematikan mesin masih relevan untuk dilakukan pada mobil modern.

Mengingat secara teknologi sudah lebih modern, semua sistem diatur oleh ECU, dari pembakaran, kebutuhan suplai bahan bakar, kelistrikan, dan lainnya.   

Baca juga: Benarkah Mobil Matik Modern Tak Butuh Kuras Oli Transmisi?

Aki mobil tipe MFKompas.com Aki mobil tipe MF

Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto mengatakan, menginjak pedal gas dalam tidak akan berpengaruh terhadap tegangan aki. Hal tersebut karena proses pengisian aki tidak berjalan ketika mobil diam. 

"Kan semua mobil sudah dilengkapi alternator, jadi batasan tegangan aki sampai terisi terkontrol. Nah, kalau cuma injak gas sampai rpm hampir red line, yang ada malah buang-buang bahan bakar," ucap Bambang kepada Kompas.com, Sabtu (1/10/2022). 

Speedometer All New Subaru Forester S-EyeSightKompas.com/Donny Speedometer All New Subaru Forester S-EyeSight

Pelumasan mesin yang di paksa mensirkulasi oli naik begitu putaran tinggi, otomatis akan berkurang bahkan berhenti. 

"Putaran tinggi mesin butuh pelumasan maksimum, ketika mesin langsung di matikan tekanan oli otomatis berhenti. Komponen mesin seperti piston dan klep bisa pecah," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana menjelaskan, pengisian mobil yang berkerja normal, kondisi idle tegangan aki seharusnya stabil. 

Perawatan aki mobil dengan cek daya isi baterai. Aki sehat, minimal memiliki tegangan 12 Volt.Dicky Aditya Wijaya Perawatan aki mobil dengan cek daya isi baterai. Aki sehat, minimal memiliki tegangan 12 Volt.

Baca juga: Apakah Benar Mobil Modern Tanpa Butuh Ritual Memanaskan Mesin?

"Aki drop penyebabnya ada dua, satu karena aki kadaluarsa, kedua pengisian mobil yang bermasalah. Seharusnya, angka pengisian normal 12V, kurang dari itu berat buat starter," ucap Andika. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.