Spesifikasi Isuzu Panther Bonet Bekas Jokowi yang Dilelang

Kompas.com - 26/09/2022, 13:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Soloraya menggelar lelang bekas mobil pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kondisi mobil tersebut bisa dikatakan cukup terawat.

Mobil yang dilelang adalah Isuzu Panther dengan tahun pembuatan 1995, atau biasa disebut juga dengan Panther Bonet. Mobil ini merupakan kendaraan pribadi Jokowi sewaktu menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Baca juga: Minat Isuzu Panther Bekas, Ini Kisaran Harganya di Semarang

Panther tersebut merupakan generasi pertama yang dipasarkan di Indonesia. Minibus ini merupakan karoseri buatan PT Pulogadunng Pawitra Laksana.

Isuzu Panther Royal 1996https://mobil.mitula.co.id/ Isuzu Panther Royal 1996

Ada beberapa varian yang ditawarkan, yakni Hi-Grade, Grand Deluxe, Deluxe, Special, dan Standard. Untuk varian Special, kabarnya hanya untuk pesanan khusus selama tahun 1995 dan 1996 saja, sehingga populasinya cukup terbatas.

Soal dapur pacunya, Panther generasi pertama masih mengandalkan mesin berkode C223. Mesinnya memiliki kapasitas 2.238 cc, 4-silinder, OHV, Indircet injection.

Baca juga: Pilihan MPV Bekas Rp 100 Jutaan, Dapat Panther hingga Ertiga

Tenaga maksimum yang dihasilkan mesin ini mampu mencapai 73 PS pada putaran mesin 4.300 rpm. Sedangkan torsi maksimumnya, dapat mencapai 140 Nm pada 2.400 rpm.

Isuzu Panther, pilihan menarik mobil bekas tipe MPVDicky Aditya Wijaya Isuzu Panther, pilihan menarik mobil bekas tipe MPV

Lelang Panther Bonet berkelir Green Metallic ini akan berakhir pada 30 Oktober 2022. Harganya sendiri akan dibuka mulai Rp 300 juta dan diharapkan bisa terjual di angka Rp 1 miliar.

Uang hasil lelangnya akan didonasikan untuk kegiatan sosial berupa pembangunan tempat ibadah di wilayah Wonogiri.

Pasaran harga mobil bekas Panther saat ini cukup tinggi. Tak sedikit yang menawarkan unit di bawah 2010 dengan banderol di atas Rp 160 jutaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.