Kompas.com - 23/08/2022, 15:31 WIB
|

KLATEN, KOMPAS.com - Indikator BBM merupakan fitur pelengkap untuk mengetahui perkiraan jumlah bahan bakar yang ada di dalam tangki mobil.

Fitur ini cukup penting, sehingga bisa membuat pengendara terhindar dari kemungkinan mobil mogok karena kehabisan bahan bakar.

Indikator ini pun cukup mudah dipahami, jika jarum menunjukkan E maka bahan bakar hampir habis dan jika jarum menunjukkan huruf F maka masih penuh.

Begitu juga bila jarum menunjukkan pada skala tersebut baik setengah, seperempat atau tigaperempat.

Baca juga: Alasan Kenapa Mobil Masih Bisa Jalan meskipun Indikator Bensin E

Speedometer InnovaKompas.com Speedometer Innova

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim, mengatakan bila indikator bahan bakar bermasalah maka penanganannya cukup mudah karena komponen utamanya sederhana.

“Jika indikator bahan bakar rusak atau mati, maka sumbernya cukup area pelampung bahan bakar di tangki, kabelnya, dan speedometer-nya,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Senin (22/8/2022).

Dia mengatakan sebelum membongkar pelampung, sebaiknya diperiksa dulu apakah listriknya sampai ke perangkat pelampungnya atau tidak.

Baca juga: Pengguna Mobil Diesel, Jangan Sepelekan Bila Indikator Ini Menyala

Ilustrasi indikator bensinyoutube.com Ilustrasi indikator bensin

“Jika arus listrik sampai, maka pembongkaran perlu dilakukan untuk memastikan perangkat pelampungnya, jika arus listriknya tidak ada, perlu dicari apa penyebab listrik tidak mengalir, apakah kabel putus dan lain sebagainya,” ucap Ibrohim.

Lebih lanjut Ibrohim mengatakan, pelampung pada mobil-mobil modern menggunakan tahanan variable, jika rusak maka harus diganti.

“Sementara dibersihkan tahanannya dulu sambil dipastikan tidak ada benda yang membuat pelampung nyangkut, setelah itu diukur tahanannya apakah masih masuk spek atau tidak,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Kenali Penyebab Indikator Airbag Mobil Menyala

perawatan pompa bensin Agus Setiawan perawatan pompa bensin

Dia mengatakan untuk mobil-mobil lawas tahun 1990-an ke atas, pelampungnya masih mengguanakan lilitan, begitu juga dengan indikator di speedometer-nya.

“Jika lilitan masih bisa diperbaiki, berbeda dengan variable resistor yang kalau rusak minta ganti yang baru,” ucap Ibrohim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.