Hukuman Long Lap Penalty Jadi Motivasi Quartararo Menang di GP Inggris

Kompas.com - 04/08/2022, 11:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai libur musim panas selama sebulan, paruh kedua MotoGP 2022 akan kembali dimulai di GP Inggris, di Sirkuit Silverstone pada Minggu (7/8/2022).

Saat ini pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo memimpin puncak klasemen dengan raihan 172 poin.

Sayangnya, dalam seri Silverstone yang digelar akhir pekan ini, Quartararo harus menjalani hukuman long lap penalty.

Baca juga: Klasemen MotoGP 2022 Jelang Paruh Kedua di GP Inggris

Hukuman ini didapat Quartararo usai dirinya mengalami low side sehingga menyenggol pebalap Aprilia Aleix Espargaro pada MotoGP Belanda 2022.

Stewards MotoGP menilai aksi menyalip yang dilakukan oleh Quartararo terlalu memaksa, padahal posisinya tak memungkinkan. Inilah yang membuat pihaknya menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Quartararo.

Aleix Espargaro (Aprilia) dan Fabio Quartararo (Yamaha) saat menjalani sesi kualifikasi MotoGP Italia pada 28 Mei 2022.AFP/FILIPPO MONTEFORTE Aleix Espargaro (Aprilia) dan Fabio Quartararo (Yamaha) saat menjalani sesi kualifikasi MotoGP Italia pada 28 Mei 2022.

Kendati demikian, hukuman long lap penalty itu justru membuat Quartararo termotivasi dan semakin optimistis untuk menang di Sirkuit Silverstone.

“Saya senang bisa mulai balapan lagi. Saya menggunakan liburan musim panas untuk beristirahat, tetapi saya juga menghabiskan banyak waktu untuk berlatih. Pikiran saya selalu fokus. kembali beraksi dalam kondisi terbaik,” ucap Quartararo dikutip dari Crash, Rabu (3/8/2022).

Baca juga: Tantangan Desainer Bus Bikin Spion Kamera Tampak Menarik

"Saya sangat menantikan Silverstone, saya menang di sana tahun lalu. Kali ini akan sulit karena kami tahu bahwa kami memiliki penalti putaran panjang. Tetapi jika boleh jujur, itu hanya memotivasi saya untuk melakukan yang lebih baik lagi,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Fabio Quartararo berhasil menjadi pemenang di GP Inggris pada 2021, bahkan ia mampu menjadi rider Yamaha pertama yang menang di lintasan tersebut setelah kemenangan Valentino Rossi pada 2015.

Pebalap berusia 23 tahun itu menjadi rider unggulan yang diprediksi mampu finis di posisi pertama. Terlebih lagi sejauh ini dirinya menjadi yang paling konsisten berada di atas podium.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.