Pentingnya Peran Orangtua untuk Mencegah Anak di Bawah Umur Bawa Motor

Kompas.com - 03/08/2022, 12:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena anak di bawah umur membawa sepeda motor saat ini udah menjadi kebiasaan buat banyak orang. Padahal, kebiasaan ini melanggar hukum dan sangat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan yang lain.

Perlu diingat, salah satu syarat untuk seseorang bisa mengendarakan kendaraan bermotor adalah dengan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Anak-anak sekolah khususnya mereka dengan umur di bawah 17 tahun sebaiknya tidak mengoperasikan kendaraan bermotor.

"Pengemudi adalah orang yag mengemudikan kendaraan dan telah memiliki SIM. Berarti, orang yang belum memiliki SIM tidak boleh mengemudikan kendaraan bermotor. SIM adalah bukti legitimasi kompetensi seseorang untuk mengemudikan kendaraan bermotor sesuai dengan golongan," ucap pengamat masalah transportasi dan hukum, Budiyanto, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/8/2022).

Baca juga: Apa Ancaman Sanksi jika Telat Melakukan Perpanjangan SIM?

Menurut Budiyanto, pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur masih relatif tinggi. Ia menjelaskan, perlu ada imbauan dimulai dari orangtua, untuk memberi pengawasan kepada anak-anak di bawah umur tersebut.

"Ini merupakan tanggung jawa kita bersama, dari mulai orangtua, memberikan pengawasan dan berani melarang anak-anak di bawah umur untuk tidak mengendarai sepeda motor karena belum memiliki SIM," ucap Budiyanto.

Bahkan ketika sudah memiliki SIM pun, ini belum bisa menjadi jaminan bahwa seseorang memiliki kompetensi yang baik untuk mengoperasikan kendaraan bermotor. Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani menjelaskan bahwa anak-anak jangan sampai dibiarkan mengemudikan sepeda motor.

Ilustrasi SIM A dan SIM C. Untuk pembuatan SIM baru, pengendara harus menyiapkan biaya pembuatan SIM C, SIM A, SIM B, atau SIM D. Pasalnya, biaya bikin SIM C berbeda dengan jenis SIM lainnya.KOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu Ilustrasi SIM A dan SIM C. Untuk pembuatan SIM baru, pengendara harus menyiapkan biaya pembuatan SIM C, SIM A, SIM B, atau SIM D. Pasalnya, biaya bikin SIM C berbeda dengan jenis SIM lainnya.

Baca juga: Siap Meluncur, Suzuki S-Presso Pakai Transmisi AGS

"Jika dilihat dari sisi safety riding, pengendara seperti itu memiliki potensi kecelakaan yang sangat besar, baik untuk dirinya dan juga orang lain. Pengendara di bawah umur rata-rata belum memiliki kemampuan memprediksi bahaya," ucap Agus kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ia menekankan pentingnya peranan orangtua untuk mencegah anak membawa kendaraan bermotor, terkhusus ketika anak masih di bawah umur, belum memiliki kompetensi yang baik dan melanggar hukum alias tidak memiliki SIM.

"Tanggung jawab penuh orangtua dalam mengontrol anaknya karena bagaimanapun, si anak tidak akan bisa berkendara jika tidak mendapatkan izin dari orangtuanya," ucap Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.