Kompas.com - 26/07/2022, 18:55 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki hari kelima penyelenggaraan pameran kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022, terpantau pengunjung mulai meramaikan
gelaran di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022).

Berdasarkan pantauan tim redaksi, beberapa pengunjung terlihat antusias melihat pameran kendaraan listrik hingga mencoba melakukan test drive.

Rio, salah satu pengunjung asal Jakarta, mengaku sengaja datang ke PEVS 2022 untuk mencari kendaraan listrik sebagai opsi kendaraan yang akan digunakan.

Baca juga: Sedan Mewah Bergaya Retro yang Dipakai Jokowi di Beijing, Harganya Rp 12 M

“Saya datang khusus untuk melihat pameran ini, dan lagi menimbang-nimbang opsi kendaraan listrik, terutama sepeda motornya,” ucap Rian kepada Kompas.com, Selasa (26/7/2022).

Menurut Rio, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semakin mahal, membuat dirinya mencari alternatif dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Ia juga mengaku telah mempertimbangkan plus minus menggunakan kendaraan listrik.

“Sekarang kan BBM semakin mahal, ini jadi alternatif kedua saja. Selain itu, saya sudah memikirkan konsekuensinya, seperti charger di rumah, ada juga menggunakan swap baterai, itu sudah dipertimbangkan. Kalau ternyata bisa memenuhi kebutuhan saya, saya ambil yang listrik,” kata dia.

Merek sepeda motor baru Davigo tampil di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022.KOMPAS.com/Gilang Merek sepeda motor baru Davigo tampil di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Aldi, pengunjung asal Parung Bogor, yang mengaku bersemangat mendatangi pameran kendaraan listrik di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Dulu saya tahu mobil listrik cuma Tesla saja, dan motor kayak hampir enggak ada, saya cuma tahu merek Gesits karena liat di Youtube. Tapi pas ke sini ternyata banyak banget brand motor listrik. Dari berbagai brand juga banyak (modelnya), dan mobil juga tidak hanya keluarga saja, bahkan ada bus juga,” ucap Aldi kepada Kompas.com, pada kesempatan yang sama.

Tak berbeda dengan Rio, harga BBM yang semakin mahal juga menjadi salah satu alasan Aldi ingin beralih ke kendaraan listrik.

Baca juga: Cek Harga Bekas MPV Murah di Semarang, dari Xpander sampai Livina

“Enggak bohong, salah satu karena bensin semakin mahal, Pertamax sekarang mahal banget. Jadi lebih baik pindah ke listrik, dan ternyata model mobil atau motor listrik ini banyak modelnya, jadi saya tertarik juga,” kata Aldi.

Meski begitu, Aldi mengaku masih memiliki ketakutan untuk berganti menggunakan kendaraan listrik dari kendaraan konvensional.

“Saya tertarik untuk pindah ke kendaraan listrik. Tapi, saya masih pikirkan ini untuk mobilitas keseharian yang dekat-dekat saja, karena baterainya belum menjangkau kilometer yang jauh, kalau menempuh jarak 100 km lebih masih meragukan saja,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.