Mengenal Fitur Hill Start Assist pada Mobil

Kompas.com - 23/07/2022, 16:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Fitur keamanan pada mobil kian lengkap, khususnya pada sistem rem dan stabilitas. Hal ini tentu saja membuat kendaraan semakin mudah dikendarai serta dapat memberikan keamanan lebih kepada pengendara.

Salah satu fitur keamanan yang tidak kalah penting adalah Hill Start Assist (HSA). Fitur ini berguna ketika kendaraan berada pada posisi menanjak dan ingin jalan. Seperti di jalanan macet yang menanjak, misal di Puncak Bogor.

Nah, kondisi jalan seperti itu tentu saja susah-susah gampang untuk dilalui. Jika pengemudi telat menginjak pedal gas saat pedal rem dilepas maka kendaraan bisa mundur dan membahayakan pengendara lain di belakang.

Baca juga: Pentingnya Fitur Hill Start Assist Saat Terjebak Macet di Tanjakan

Hyundai Stargazer Menjajal Tanjakan di Lintasan Hyundai.KOMPAS.com/Adityo Wisnu Hyundai Stargazer Menjajal Tanjakan di Lintasan Hyundai.

Maka dari itu, kendaraan yang dilengkapi HSA akan lebih mudah dikendalikan.

Foreman Nissan Bintaro, Ibrohim mengatakan HSA dapat membuat kendaraan tetap tertahan setelah pedal rem dilepas, hal ini memberikan waktu yang cukup untuk pengendara memindahkan kaki untuk menginjak pedal gas.

“Kendaraan akan tertahan oleh sistem, karena sesungguhnya kendaraan yang sudah dilengkapi ABS sistem pengeremannya sudah diambil alih sebagian oleh ABS, jadi mudah saja untuk membuat kendaraan tetap mengerem sementara pedal rem dilepas,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Sabtu (23/7/2022).

Baca juga: Fungsi Fitur Hill Start Asssist yang Disematkan di Avanza Baru

Tanjakan terjal menuju Tol kahyangan Bawang-Dieng.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Tanjakan terjal menuju Tol kahyangan Bawang-Dieng.

Dia mengatakan kendaraan bisa mengerem ketika di tanjakan karena bekerja sama dengan G sensor, yaitu sensor yang mendeteksi posisi kendaraan, apakah kendaraan sedang berada di jalan yang rata atau tidak. Sehingga ECU memerintahkan pompa ABS untuk tetap menahan tekanan minyak rem pada masing-masing roda, bila memang kendaraan sedang di tanjakan.

Sementara itu, kendaraan akan otomatis terbebas dari pengereman begitu ECU membaca pedal gas diinjak. Jadi tidak ada peluang kendaraan mundur ketika pengendara memindahkan kaki ke pedal gas. Tentu saja metode ini sangat membantu.

“Biasanya HSA akan berkolaborasi dengan Traction Control System (TCS) karena saat di tanjakan kendaraan bisa saja mengalami selip ketika permukaan jalan licin atau pedal gas diinjak terlalu dalam,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Cegah Mobil Melorot Saat Libas Tanjakan dengan Fitur Hill Start Assist

Mitsubishi Xpander melintas tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat.Youtube Sitinjau Lauik Truk Video Mitsubishi Xpander melintas tanjakan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat.

Dia mengatakan kendaran yang selip di tanjakan akan berpeluang tergelincir, apalagi bila pengendara panik dengan semakin menekan pedal gas.

Nah, cara kerja TCS akan secara otomatis mengurangi putaran mesin dan bisa mengerem roda yang selip untuk menjaga traksi. Sehingga kendaraan bisa melaju dengan lembut dan aman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.