Kompas.com - 19/07/2022, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperluas sistem traffic law enforcement (ETLE) alias tilang elektronik di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Sejauh ini, sudah diterapkan di 14 wilayah Polda, yakni Polda Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Bengkulu, Papua Barat, dan Papua.

Menurut Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus jumlahnya akan terus ditingkatkan, agar salah satu tujuannya meningkatkan masyarakat khususnya pemilik kendaraan bermotor taat membayar pajak.

Baca juga: Dapat Surat Tilang ETLE Padahal Tidak Melanggar? Ini Cara Urusnya

"Jadi ETLE itu sekaligus bisa juga meningkatkan pemilik kendaraan untuk bayar pajak. Tidak nunggak lagi," ucap Yusri kepada KOMPAS.com, Senin (18/7/2022) malam.

Yusri menjelaskan, bahwa yang dimaksud bisa mendorong bayar pajak karena apabila pemilik kendaraan itu terkena tilang elektronik, dan tidak membayar denda maka status Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)-nya akan terblokir.

Layar di Gedung Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya memperlihatkan proses verifikasi gambar hasil kamera ETLE di Jalan Tol, Selasa (5/4/2022).KOMPAS.com/Tria Sutrisna Layar di Gedung Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya memperlihatkan proses verifikasi gambar hasil kamera ETLE di Jalan Tol, Selasa (5/4/2022).

"Otomatis dengan begitu, pemilik kendaraan itu akan taat bayar denda jika melanggar dan pajaknya juga. Jika tidak akan terblokir STNK-nya," ujar Jenderal Polisi bintang satu itu.

Maka dari itu, Korlantas Polri menurut dia akan terus meningkatkan pelayanan sistem tilang elektronik agar bisa membantu tujuan pemerintah yang ingin membenahi masyarakat untuk taat bayar pajak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.