Kompas.com - 18/07/2022, 12:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Meski tak lagi diproduksi, namun sepeda motor dengan karburator masih ada peminatnya.

Perawatan motor karburator terbilang gampang-gampang susah. Paling sering terjadi bau bensin menyengat dan mesin yang sulit langsam.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kepala Bengkel Yamaha Mataram Sakti Setyabudi Semarang Hari Santoso mengatakan, masalah setelan karburator tak langsam dan karet vakum bocor berakibat pada tarikan terasa yang tak bertenaga alias "ngempos". 

"Karet vakum yang sudah keras atau getas bisa menyebabkan stationer idle mesin naik turun. Bensin lebih boros dan tarikan mesin juga berat," katanya kepada Kompas.com, belum lama ini. 

Baca juga: Air Radiator Merah dan Hijau, Bolehkah Dioplos?

Hari menjelaskan, jika diperhatikanpengaruh bocornya karet vakum karburator sudah bisa dirasakan dari mesin motor yang akan mati dan brebet ketika di gas.

Caranya dengan mengecek apakah karet vakum sobek atau tidak. Jika dipastikan sudah bermasalah, dalam keadaan darurat masih bisa di tambal. 

Karburator MotorKompas.com Karburator Motor

"Kalau kondisi darurat, plester dapat menambal bagian karet yang sobek untuk menjaga vakum. Karbu bisa kembali berfungsi normal,” ucapnya. 

Selain menggunakan plester, bisa juga pakai selotip. Paling penting, bahannya lentur dan bisa nempel pada kop karburator.

Untuk pemasangannya disesuaikan dari dimensi bagian yang robek agar tak menganggu bukaan vakum.

Baca juga: Begini Teknik yang Benar Ngerem Skutik di Turunan

Motor custom Honda CT100 bergaya scrambler garapan Crazy GarageDok. Motorbike Magazine Korea Motor custom Honda CT100 bergaya scrambler garapan Crazy Garage

Hal senada juga diungkapkan Pemilik Bengkel Malam Shokibul, yang menjelaskan agar pemilik motor tak asal membersihkan karet vakum karburator dengan cairan cleaner dan kompresor karena memperpendek usia pakai komponen tersebut. 

"Kalau membersihkan komponen karburator seperti karbu skep, yang penting karet vakum sudah di copot," kata Shokib. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.