Kenapa Kampas Rem Mobil Matik Cepat Habis dibanding Manual?

Kompas.com - 17/07/2022, 14:41 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Mengendarai mobil menggunakan transmisi otomatis atau matik identik jauh lebih praktis dibandingkan mobil manual.

Saat menggunakan mobil matik, pengendara akan lebih santai karena tidak perlu repot memindahkan transmisi dan menggerakan kedua kaki.

Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh pemilik mobil.

Baca juga: Modifikasi Xenia Lawas, Jadi Mewah dan Canggih

Salah satunya hal yang biasanya dialami oleh mobil matik yaitu borosnya penggunaan kampas rem. Hal ini menjadi lumrah, karena dari pemakaian rem mobil transmisi matik akan jauh lebih aktif dibandingkan mobil transmisi manual.

Tidak seperti mobil manual yang masih bisa dibantu dengan engine brake. Namun, bukan berarti mobil bertransmisi matik tidak bisa melakukan engine brake. Hanya saja, pengguna mobil matik lebih mengandalkan rem.

Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso mengatakan jika keausan kampas rem mobil matik memang cukup wajar karena rem menjadi satu-satunya yang diandalkan untuk memperlambat laju mobil.

Rem MobilDicky Aditya Wijaya Rem Mobil

“Bila dibandingkan mobil manual, otomatis mobil matik itu lebih cepat habis setengahnya, apalagi seperti habis digunakan jarak jauh seperti mudik, itu wajib kembali untuk di cek kondisinya,” kata Suparman kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Suparman menjelaskan, dengan lebih cepat habis setengahnya adalah dari skala penggantian kampas.

Baca juga: 10 Mobil Terlaris Juni 2022, Avanza Posisi Pertama Xpander Merosot

Contohnya kampas rem mobil transmisi manual biasa diganti setiap 60.000 km sekali, pada mobil transmisi matik di jarak tempuh 30.000 sampai 40.000 km sudah harus diganti.

Selain itu, menurut Suparman, ada penyebab lain yang membuat kampas rem mobil matik lebih cepat habis. Penyebabnya yaitu dikarenakan kebiasaan buruk dari pengguna mobil itu sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.