Jorge Martin Pernah Incar Honda di Awal Musim

Kompas.com - 10/07/2022, 10:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jorge Martin sedang harap-harap cemas menunggu keputusan Ducati. Apakah dia atau Enea Bastianini yang akan menggantikan posisi Jack Miller musim depan.

Rupanya sebelum musim 2022 bergulir, pebalap Pramac Racing itu pernah ingin pindah ke Honda. Tapi tidak disebutkan rinci apakah mengincar ke tim pabrikan atau tim satelit.

Baca juga: Sistem Rem Paling Aman yang Ada di Truk, Anti Blong

Pebalap Jorge Martin Pramac Racing saat konferensi pers di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022). Fabio Quartararo finis di posisi pertama dengan catatan 1 menit 31,067 detik.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pebalap Jorge Martin Pramac Racing saat konferensi pers di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (19/3/2022). Fabio Quartararo finis di posisi pertama dengan catatan 1 menit 31,067 detik.

Martin mengatakan, dia pernah berpikir untuk bicara dengan Honda karena pada tes musim dingin Honda RC213V merupakan motor terbaik.

“Pada awal musim saya berbicara dengan manajer saya Albert (Albert Valera) dan saya berkata 'wow, motor ini berjalan sangat baik, mungkin kita harus memikirkannya untuk masa depan', tetapi kemudian mereka sedikit lebih menderita," kata dia mengutip Tuttomotoriweb.it, Minggu (10/7/2022).

Martin meyebut saat tes pramusim di Malaysia dan Indonesia, RC213V ditunggu oleh semua orang. Di seri perdana di GP Qatar, Pol Espargaro juga meraih podium tiga sehingga Honda sangat potensial.

Baca juga: Penyebab Pedal Rem Mobil Bergetar Saat Diinjak

Pol Espargaro saat berlaga pada MotoGP Portugal 2022. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)PATRICIA DE MELO MOREIRA Pol Espargaro saat berlaga pada MotoGP Portugal 2022. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Tapi usai GP Indonesia dan masuk ke seri Eropa terlihat bahwa motor 2022 bermasalah dan sulit ditaklukkan. Di GP Jerman tak ada pebalap Honda yang meraih poin.

“Di pramusim Pol dan Marc luar biasa, selalu unggul dan berjuang untuk posisi teratas. Di Qatar mereka memberikan flash itu, tapi kemudian mereka sangat menderita," kata Martin.

"Marc masih bisa berjuang untuk podium dan pulih, tapi dia selalu berada di posisi 6 atau 7 itu,” ungkap Martin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.