Sistem Rem Paling Aman yang Ada di Truk, Anti Blong

Kompas.com - 09/07/2022, 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Truk kerap menjadi biang kecelakaan di jalan raya. Salah satu hal yang bisa menyebabkan truk alami kecelakaan adalah karena rem yang blong.

Mengenai rem blong, penyebabnya bisa saja dari kerusakan komponen. Misalnya ketika ada yang bocor, truk langsung kehilangan kemampuan dalam mengerem.

Membahas soal rem truk, bisa terbagi jadi tiga jenis, yakni hidrolik, Air Over Hydraulic (AUH) dan Full Air Brake (FAB).

Baca juga: Kejadian Lagi Truk Gagal Nanjak, Mesin Loyo dan Overloading


Truk Mitsubishi tabrak pagar dan rumah warga di Sumenep, Sabtu (9/4/2022). 
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM Truk Mitsubishi tabrak pagar dan rumah warga di Sumenep, Sabtu (9/4/2022).

Reiner Tandiono, Technical Warranty Dept. Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menjelaskan, untuk tipe sistem hidrolik, memakai minyak rem, jadi gaya pengeremannya tergantung pada pijakan kaki, baik kuat atau lemahnya.

“Sistem hidrolik juga sering dibantu dengan booster. Kemudian karena memakai cairan, pengecekan kebocorannya juga lebih gampang,” ucap Reiner dalam Webinar Isuzu belum lama ini.

Kemudian, sistem rem kedua adalah AOH, di mana sistem ini gabungan dari hidrolik dan pneumatic (udara). Sistem pneumatic menekan piston silinder yang nantinya menekan kampas rem secara hidrolis.

Baca juga: Setelah Toyota Land Cruiser 300, Lexus Juga Stop Pemesanan LX


Namun, masalah dari sistem AOH ini adalah ketika sistem hidrolisnya bocor, maka rem akan blong. Oleh karena itu, muncul sistem pengereman ketiga yakni FAB atau semuanya sudah menggunakan udara bertekanan tinggi.

“Sistem FAB ini lebih safety, karena ketika bocor dan semua udara di tangki habis, sistemnya langsung mengunci rem,” kata Reiner.

Jika sudah terkunci, kendaraan akan tidak bisa berjalan. Jadi harus menunggu tekanan udara di tangki mencukupi, baru kuncinya terbuka dan truk bisa kembali berjalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.