Libur Idul Adha, Ada Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Utara-Selatan Gresik

Kompas.com - 09/07/2022, 15:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mengantisipasi kemacetan pada akhir pekan, Sat Lantas Polres Gresik melakukan rekayasa lalu lintas di Jalur Utama Gresik bagian Utara dan Selatan, Jawa Timur. Terlebih, akhir pekan ini bertepatan dengan perayaan Idul Adha 1443 Hijriah.

“Kami sudah siagakan beberapa personel di beberapa titik untuk mengantisipasi kemacetan. Karena akhir pekan ini bertepatan dengan Idul Adha,” ucap Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Ipda Bross Tito, dalam keterangan resmi, Sabtu (9/7/2022).

Bross menjelaskan, kemacetan tersebut dikarenakan ada pekerjaan betonisasi di jalan Raya Duduksampeyan dan perbaikan Jembatan Sembayat Baru yang berpotensi menyebabkan kemacetan pada akhir pekan. Pasalnya, dua jalur tersebut menjadi akses utama menuju Tuban atau Lamongan.

Baca juga: Ada Penutupan di Tiga Titik Jalan Sekitar JIS Saat Salat Idul Adha

“Pada jalur utama ini, mobilitas kendaraan besar sangat tinggi. Baik yang menuju Lamongan maupun Tuban,” ujarnya.

Namun, lanjut Bross, pihaknya tetap menyarankan agar kendaraan besar yang menuju Lamongan atau Tuban, untuk melewati jalur utara atau melewati Jembatan Sembayat. Sebab, dari hasil analisa dan evaluasi, jembatan yang berada di Kecamatan Bungah itu terbilang lancar dalam sepekan terakhir.

Jajaran kepolisian berjaga dan mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Pantura, Jalan Nasional yang menghubungkan Lamongan-Gresik.Dok. Satlantas Polres Lamongan Jajaran kepolisian berjaga dan mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Pantura, Jalan Nasional yang menghubungkan Lamongan-Gresik.

“Kami tetap sarankan untuk kendaraan besar melintas jalur utara. Sebab, di sana lebih lancar daripada Jalan Duduk Sampeyan,” kata dia.

Bross juga mengimbau kendaraan pribadi untuk menggunakan jalur alternatif. Meskipun, pihaknya telah menyiapkan berbagai skema untuk rekayasa lalu lintas.

“Dengan melihat kondisi di lapangan. Salah satunya dengan menerapkan buka tutup jalur atau contra flow,” ucapnya.

Baca juga: PO JRG Tambah Dua Unit Baru dengan Sasis Premium, Pakai Bodi Laksana

Perbaikan betonisasi di Jalan Duduksampeyan sendiri diprediksi akan berlangsung hingga 15 September mendatang. Bross mengimbau pengendara menggunakan jalan alternatif saja.

Jalur alternatifnya melewati Cerme, Benjeng, Balongpanggang hingga daerah Mantup, Lamongan. Sebab, kemacetan sering terjadi pada jam-jam tertentu.

“Kalau di Duduksampeyan itu, kemacetan terjadi pada pagi dan sore. Selebihnya itu mengalir saja. Tetapi, kami imbau untuk tetap berhati-hati. Prioritaskan keselamatan, jika lelah kami jangan lupa untuk beristirahat,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.