Bahaya Nyata Mengemudi Sambil Main Ponsel

Kompas.com - 18/06/2022, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak bisa dipungkiri, kesadaran soal keselamatan berkendara masih jadi masalah yang cukup serius. Paling sering soal mengemudi sambil bermain handphone (hp).

Baru-baru ini ada contoh kasus yang bisa jadi pelajaran, yakni insiden Honda Jazz yang menabrak pengendara motor di Jalan Pancoran Timur, Jakarta Selatan.

Sopir Honda Jazz mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah. Namun karena kurangnya konsetrasi, tak lama kemudian menabrak pengguna motor yang sedang membonceng putrinya.

Baca juga: Ketahui Penyebab Mobil Transmisi Matik Hilang Tenaga

“Sopir mobil meleng, dia main handphone. Dia menabrak motor, bapaknya yang bawa motor mental ke samping, anaknya masuk ke kolong mobil,” ujar warga sekitar bernama Yudi, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (18/6/2022).

Mirisnya, akibat dari kejadian tersebu, putri dari pengendara motor harus kehilangan nyawanya.

Ilustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendara(google)janlika Ilustrasi Kecelakaan Karena Bermain Ponsel Saat Berkendara(google)

Beberapa pakar keselamatan berkendara sudah cukup sering memberikan imbauan agar tak melakukan aktivitas lain ketika mengemudi.

Meski terlihat sepele, namun dampak yang diakibatkan sangat fatal imbas turunnya konsentrasi karena hilangnya fokus berkendara.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, berdasarkan hasil penelitian institusi keselamatan berkendara di Inggris, ada tiga tipe penggunaan ponsel, yaitu texting dan membaca, bicara di telepon tanpa wireless, dan bicara dengan wireless.

Baca juga: Belajar dari Kasus Tabrakan Beruntun Empat Bus di Jalan Tol

“Dari ketiga perlakuan tadi, memberikan kualitas konsentrasi yang buruk sekali saat mengemudi. Mengganggu konsentrasi kita dan berpengaruh pada kemampuan persepsi dan motorik,” ujar Jusri, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Dari penelitian tersebut, berbicara sambil mengemudi tanpa wireless akan menambah risiko gangguan di atas 65 persen, sedangkan dengan menggunakan wireless 47 persen, sementara untuk texting sendiri 40 persen.

Berkendara amanAuto2000 Berkendara aman

“Sehingga, saat bermain ponsel, peluang kita hilang kendali atau kesalahan jadi makin besar. Padahal, kesalahan dalam mengemudi tidak bisa ditolerir karena menyangkut nyawa sendiri dan orang lain,” kata Jusri.

Larangan soal tak boleh memainkan ponsel selama berkendara juga sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga: Desain Bus di Indonesia Merujuk ke Bus di Eropa

Pada pasal 106 ayat 1 disebutkan pengemudi wajib mengendarai kendaraan dengan penuh konsentrasi. Salah satu faktornya, selain minuman keras, yaitu penggunaan ponsel, karena berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.