Kompas.com - 14/06/2022, 17:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama musim hujan, sejumlah area kerap digenangi air atau bahkan banjir. Beberapa area merupakan jalan yang banyak dilintasi oleh kendaraan roda empat.

Pada keadaan tertentu, pemilik kendaraan terpaksa harus menerabas banjir melewati jalan yang sesuai dengan rute tempat tujuannya. Namun perlu diingat, ada batas yang harus diperhatikan agar air tidak mencapai ruang mesin.

Jika sudah terjadi, mesin mobil bisa mati mendadak atau terjadi water hammer. Ini terjadi akibat air masuk ke dalam ruang bakar.

Baca juga: Batas Aman Mobil Bisa Lewati Genangan Banjir

"Water hammer adalah keadaan saat mesin mobil mati mendadak. Kondisi ini disebabkan air yang masuk ke dalam ruang bakar melalui saluran udara dan mendapat tekanan yang sangat besar di ruang silinder oleh piston. Hasilnya setang piston bisa bengkok," ucap Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Didi menjelaskan, jika genangan air yang akan dilalui cukup tinggi sebaiknya dihindari. Jika ketinggian sejajar dengan mesin, ini bisa berbahaya.

Hal ini berlaku untuk semua jenis mobil, termasuk mobil dengan ground clearance tinggi seperti SUV yang seringkali dianggap aman untuk menerabas banjir.

"Walaupun ketinggian air masih di bawah roda, tapi potensi masuk ke mesin yang ditimbulkan kendaraan lain bisa saja masuk melalui grill dan akhirnya menggenangi mesin. Bila sudah begini, potensi water hammer sudah pasti bisa terjadi," ucap Didi.

Didi menyarankan pengemudi untuk tidak memaksakan diri melalui jalan yang banjirnya terbilang tinggi, apalagi sudah mencapai setengah roda mobil.

"Lebih baik cari jalan lain dan jangan memaksakan kendaraan untuk menerobos banjir, agar terhindar dari kerusakan mesin," ucap Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.