Mobil Listrik Jangan Pakai Ban Sembarangan

Kompas.com - 09/06/2022, 12:22 WIB

 

JAKARTA,KOMPAS.com - Teknologi yang di usung pada jenis mobil listrik jauh berbeda jika di bandingkan mobil konvensional. Bukan hanya sistem penggeraknya saja, karena torsinya yang begitu besar, maka desain ban yang di gunakan juga berbeda. 

Ban khusus mobil listrik dirancang memiliki ketahanan panas tinggi seiring traksi gesekan ban yang besar. 

Zulpata Zaenal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan desain ban khusus mobil listrik di rancang supaya mampu membawa beban kendaraan yang berat, dan kuat mereduksi penyaluran torsi mesin yang melimpah.

Terakhir, suara ban juga di desain lebih kedap saat bergesekan dengan permukaan jalan. 

"Jenis ban mobil EV permukaan alurnya di desain memperhatikan rolling resistance agar daya energi baterai bisa lebih lama," ucapnya kepada Kompas.com, Kamis (9/6/2022). 

Mobil Hyundai Ioniq 5 usai peluncuran di IIMS Hybrid 2022 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (31/3/2022). PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi memasarkan mobil listrik Ioniq 5 yang menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Mobil Hyundai Ioniq 5 usai peluncuran di IIMS Hybrid 2022 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (31/3/2022). PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi memasarkan mobil listrik Ioniq 5 yang menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi di Indonesia.

Penggunaan ban dengan daya gulir rendah, kata dia, berdampak pada konsumsi bahan bakar. Sehingga, ketika kendaraan digunakan mendukung mobilitas, hasilnya kemampuan jarak tempuh bisa sampai target poin maksimal. 

Baca juga: Segera Diganti MLFF, Begini Perjalanan Bayar Tol di Indonesia

"Jika menggunakan ban biasa, maka jarak tempuh dalam kondisi sekali charging penuh akan lebih pendek jika dibandingkan dengan mobil yang menggunakan ban khusus EV," ujarnya. 

Selain efisiensi bahan bakar, menurut Steven, kerugian lainnya jika mobil listrik menggunakan ban biasa justru ban akan lebih cepat aus. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.