Ini Pelanggaran yang Bisa Kena Tilang Sistem ETLE Mobile

Kompas.com - 02/06/2022, 18:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerapan electronic traffic law enforcement (ETLE) mobile atau tilang dengan menggunakan kamera ponsel sudah mulai diterapkan oleh Ditlantas Polda Jawa Tengah.

Dalam penerapannya, tidak semua petugas kepolisian bisa melakukan tilang dengan melakukan tilang.

"Tidak semua anggota juga menggunakan HP bisa menindak dengan HP, bisa meng-capture. Jadi ada petugas tertentu saja yang sudah memiliki kualifikasi sebagai penyidik pembantu atau penyidik," ucap Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan seperti dikutip NTMC Polri, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Polisi Terapkan Tilang Manual di Lokasi Gage yang Belum Ada ETLE

Tilang ini hanya bisa dilakukan personel yang kompeten serta memiliki surat tugas. Kamera yang dioperasionalkan juga akan dicatat IMEI-nya.

Aan menjelaskan, jenis-jenis pelanggaran yang bisa terjaring ETLE mobile adalah pelanggaran yang tidak terlalu rumit.

"Pelanggaran bisa diambil oleh ETLE mobile yang berbasis kamera HP ini, hanya pelanggaran-pelanggaran yang kasat mata yang pembuktiannya tidak terlalu rumit, seperti tidak menggunakan helm, kemudian melawan arus, masa berlakunya pelat nomor ini sudah habis," ucap Aan.

OtomotifKOMPAS.com Perluasan rekayasa lalu lintas dengan skema ganjil genap di Jakarta ke 26 titik rencananya berlaku mulai 6 Juni 2022. Sebelum ...

Baca juga: Wuling Perkenalkan Mobil Listrik untuk Pasar Indonesia

ETLE mobile diharapkan bisa mencatat pelanggaran yang tidak dapat dijangkau oleh ETLE statis. Beberapa contoh pelanggaran, di antaranya tidak pakai helm, melawan arus, dan parkir tidak pada tempatnya.

Aan melanjutkan, penerapan ETLE mobile tidak jauh berbeda dengan ETLE pada umumnya. Setelah petugas patroli mengambil gambar pelanggaran, gambar dikirim ke kantor untuk diproses menjadi surat tilang kemudian dikirim ke alamat pelanggar.

"Untuk mekanisme dan SOP dari penindakan ETLE Mobile ini, sama halnya dengan ETLE statis yakni gambar pelanggaran yang telah diambil petugas nantinya akan dikirim ke back office yang ada di tingkat polres maupun polda, langsung diproses untuk kemudian diterbitkan surat tilang," ucap Aan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.