Jangan Asal, Pasang Pelat Nomor Ada Aturannya

Kompas.com - 12/05/2022, 17:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai salah satu identifikasi kendaraan, maka sepeda motor atau mobil wajib memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau umum disebut pelat nomor

Dalam penerapannya, banyak pemilik kendaraan menggunakan pelat nomor tanpa memperhatikan peraturan yang berlaku.

Padahal penempatan atau pemakaian pelat nomor kendaraan sudah ada standar yang diatur pemerintah. 

Menggunakan pelat nomer tanpa regulasi yang sesuai, tentu berpotensi untuk mendapat sanksi berupa tilang dari kepolisian.

Baca juga: Bahaya, Jangan Asal Ganti Spion Kecil pada Motor

Sementara penggunaan pelat nomor diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam Pasal 68, pelat nomor wajib memuat kode wilayah, nomor registrasi, dan masa berlaku, serta harus memenuhi syarat spesifikasi yang sudah diatur.

Polisi menilang kendaraan dengan plat nomor yang tidak sesuai regulasi- Polisi menilang kendaraan dengan plat nomor yang tidak sesuai regulasi

Peraturan perundangan ini lantas diperkuat dengan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Dalam pasal 39 disebutkan mengenai unsur-unsur pengaman sebagai penjamin legalitas pelat nomor.

Salah satunya adalah "Logo Lantas". Selain itu, ada pula Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2012 yang turut mencantumkan aturan mengenai pemasangan pelat nomor kendaraan.

Baca juga: Sering Terjadi, Ini Penyebab Lampu Mobil Berembun

Pulung (31), warga Desa Gembor, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang viral karena nekat menggunakan plat nomor kendaraan tak sesuai aturan.Dokumentasi Polres Serang Pulung (31), warga Desa Gembor, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang viral karena nekat menggunakan plat nomor kendaraan tak sesuai aturan.

 

Dalam peraturan itu disebutkan, kendaraan harus memiliki lampu penerangan untuk pelat nomor agar bisa dibaca pada jarak paling sedikit 50 meter dari belakang.

Membahas mengenai sanksi bagi pelanggar pelat nomor kendaraan, kembali pada UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 280 menyebutkan, bagi kendaraan yang tak dilengkapi pelat nomor, akan dipidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.