Empat Cairan yang Wajib Dicek Pemilik Mobil Usai Mudik

Kompas.com - 10/05/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai melakukan perjalanan jauh merayakan Lebaran di kampung halaman, ada baiknya pemilik kendaraan kembali mengecek kondisi mobil sebelum melakukan aktivitas.

Pengecekan tersebut tak hanya mesin dan komponen lain, tetapi ada empat cairan utama yang juga perlu diperhatikan.

Tak sedikit pemilik mobil yang abai dengan keberadaan empat cairan ini, padahal cairan tersebut merupakan pendukung kerja komponen yang secara fungsi tidak bisa diabaikan.

Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman mengatakan, mesin dan komponen masuk ke dalam pengecekan standar, tetapi tak kalah penting lagi beberapa komponen bekerja dengan mengandalkan cairan.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ini Cara Tepat Bersihkan Jok Mobil

“Cairan yang wajib diperiksa itu seperti oli mesin, minyak rem, radiator, dan wiper. Semua bisa dipantau sendiri tanpa harus ke bengkel, bila memang sudah kurang sebaiknya ditambah,” ucap Suparman beberapa waktu lalu kepada Kompas.com.

Suparman menjelaskan, untuk pengecekan utama bisa dilakukan dengan melihat volume oli mesin dari mobil yang telah digunakan menempuh ribuan kilometer (Km). Caranya cukup mudah, tinggal melihat dari dipstick atau tongkat takaran oli yang ada di ruang mesin.

Dipstick oli pada mesin mobilwww.knowyourparts.com Dipstick oli pada mesin mobil

“Jika posisinya masih di tengah-tengah antara E (empty) dan F (full) berarti dalam kondisi normal. Tak perlu ditambahkan, meskipun ternyata berkurang, lebih baik jangan main menambahkan sendiri karena berisiko bila volume nya kelebihan,” kata dia.

Setelah itu, lanjut dengan mengecek kondisi cairan radiator. Cek seberapa banyak air yang ada pada radiator mobil, ini juga bisa dilakukan sendiri dengan membuka kap mesin terlebih dahulu.

Bila sudah berkurang, amannya langsung ditambah, namun usahakan untuk menggunakan cairan khusus radiator bukan sekedar air mineral.

“Kalau oli, jangan asal tambah sendiri, baiknya biar dikerjakan di bengkel sekaligus melakukan pengecekan berkala,” kata Suparman.

Baca juga: Sopir Truk Harus Atur Sendiri Manajemen Waktu Perjalanan

Begitupun untuk minyak rem, pada umumnya cairan ini mampu bertahan hingga dua atau tiga tahun. Tetapi banyak pemilik mobil yang tidak pernah mengganti minyak rem mereka saat melakukan perawatan berkala. Padahal cairan itu merupakan salah satu bagian dari sistem keamanan yang tidak boleh diabaikan.

“Kalau sudah berkurang, saran saya sekaligus dikuras dan isi dengan yang baru di bengkel. Untuk wiper bisa dilakukan sendiri selama menggunakan cairan yang ideal, dengan begitu mobil siap kembali digunakan beraktivitas,” ucap Suparman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.