Kompas.com - 06/05/2022, 17:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki musim arus balik, pemudik diprediksi akan mulai kembali ke area Jawa Barat mulai 6 sampai dengan 8 Mei 2022.

Berdasarkan data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melihat sisi distribusi lalu lintas, tujuan yang menjadi favorit pemudik adalah menuju ke arah timur melalui Tol Trans-Jawa, dengan jumlah 53,8 persen dari total keseluruhan pemudik.

Secara keseluruhan, hingga H-1 Lebaran ada 1,7 juta kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Tol Trans-Jawa, Merak dan Puncak. Angka ini dinilai naik 9,5 persen dibandingkan lalu lintas saat Lebaran 2019.

Baca juga: Pemudik Arus Balik Pasti Lebih Lelah, Mesti Jaga Konsentrasi

Pada puncak arus balik atau 8 Mei 2022, Jasa Marga memprediksi jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek pada tanggal itu adalah sebanyak 269.444 unit kendaraan, naik 53,6 persen dari lalu lintas normal pada periode November 2021.

Kemudian, diprediksi total kendaraan yang kembali dari arah timur mencapai 64,64 persen dari total lalu lintas, mayoritas berasal dari Trans-Jawa dan Bandung.

Buat pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui Tol Trans-Jawa, jangan lupa catat tarif tol yang harus dibayarkan di tiap gerbang tol. Tarif tol diperbaharui setiap dua tahun sekali, jadi tarif tol saat ini berbeda dengan saat mudik masih diperbolehkan sebelum pandemi, Lebaran tahun 2019.

Sejumlah kendaraan roda empat melaju saat pemberlakuan kebijakan satu arah setelah melewati Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (30/4/2022). Trans Marga Jateng selaku pengelola Tol Semarang - Solo bersama pihak kepolisan memberlakukan kebijakan situasional satu arah dari gerbang tol tersebut menuju interchange Bawen sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan dari arah Jakarta yang akan menuju ke sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.ANTARA FOTO/AJI STYAWAN Sejumlah kendaraan roda empat melaju saat pemberlakuan kebijakan satu arah setelah melewati Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (30/4/2022). Trans Marga Jateng selaku pengelola Tol Semarang - Solo bersama pihak kepolisan memberlakukan kebijakan situasional satu arah dari gerbang tol tersebut menuju interchange Bawen sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan dari arah Jakarta yang akan menuju ke sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca juga: Ramai Disebut Saat Arus Mudik Lebaran, Apa Itu Contraflow?

Persiapkan juga saldo pada kartu e-toll, karena saldo yang kurang pada kartu e-toll berpotensi menghambat arus kendaraan yang akan melintas melalui gerbang tol terkait.

Berikut ini daftar tarif Tol Trans-Jawa untuk rute dari Semarang sampai Jakarta, untuk kendaraan Golongan I:

  • Tol Semarang ABC: Rp 5.500
  • Tol Batang-Semarang (Kalikangkung): Rp 86.000
  • Tol Pemalang-Batang: Rp 45.000
  • Tol Pejagan-Pemalang: Rp 60.000
  • Tol Kanci-Pejagan: Rp 29.500
  • Tol Palimanan-Kanci: Rp 12.500
  • Tol Cikopo-Palimanan: Rp 119.000
  • Tol Jakarta-Cikampek: Rp 20.000
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.