Strategi Pemerintah Capai Target 1 Juta Unit Ekspor pada 2025

Kompas.com - 18/03/2022, 15:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah RI optimis dapat mengejar target ekspor mobil buatan dalam negeri sampai satu juta unit pada 2025 mendatang. Pasalnya, Indonesia memiliki kemampuan atau potensi untuk itu.

“Kami targetkan pada 2025 ekspor kendaraan bermotor roda empat dari Indonesia setiap tahunnya bisa mencatatkan angka sejuta unit," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (16/3/2022).

Jumlah tersebut tentu sangat menantang, mengingat ekspor kendaraan rata-rata dari Indonesia hanya mencapai 700.000 unit saja. Saat pandemi, bahkan sempat turun signifikan pada level 200.000 unit.

Baca juga: Respons Gaikindo Soal Wajib Kendaraan Listrik di IKN Nusantara

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) maksimalkan fasilitas ekspor Pelabuhan PatimbanDok. ADM PT Astra Daihatsu Motor (ADM) maksimalkan fasilitas ekspor Pelabuhan Patimban

Tahun lalu misalnya, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil utuh dari dalam negeri (completely built-up/CBU) masih di 294.639 unit.

Meski demikian, Agus mengaku bahwa pihaknya memiliki beberapa strategi untuk bisa mencapai harapan terkait. Misal, terus proaktif mendekati prinsipal-prinsipal pabrikan otomotif untuk berinvestasi mendirikan pabrik sampai meningkatkan ekspor.

Termasuk menjadikan Indonesia salah satu eksport hub mereka seperti yang sudah dilakukan oleh Toyota, Honda, sampai Hyundai.

"Kami juga akan mempermudah proses investasi pabrikan dan melakukan pendekatan agar memperluas pasar ekspor, baik ke dari prinsipal maupun negara tujuannya," kata Agus.

Baca juga: Ingat Lagi Aturan Menonton Langsung MotoGP di Sirkuit Mandalika

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

Diketahui saat ini, Indonesia telah mengekspor mobil ke lebih dari 80 negara. Negara terbaru yang berhasil dimasuki mobil buatan Tanah Air adalah Australia.

"Indonesia itu marketnya masih potensial. Kepemilikan mobil kita masih rendah padahal populasinya tinggi. Thailand itu, 300 unit-an per 1.000 penduduk, bahkan Brunei Darussalam sudah 700-an unit per 1.000 penduduk," kata dia.

"Sementara Indonesia rasionya masih sekitar 200 unit per-1.000 penduduk," lanjut Agus.

Dengan, menurut Agus, ini merupakan kesempatan besar agar industri otomotif masuk Indonesia.

Sebab selain untuk menyuplai kebutuhan di domestik yang masih besar, banyak peruahaan otomotif lainnya juga yang menjadikan Tanah Air sebagai ekspor hub. Sehingga, perluasan pasar tentu semakin tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.