Viral, Syarat Beli Fortuner 2.8 Harus Isi Bahan Bakar Berstandar Euro 4

Kompas.com - 02/03/2022, 18:18 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar sebuah postingan di media sosial, seorang pria yang membagikan informasi dan syarat ketika membeli Toyota Fortuner 2.8.

Di mana pada postingan yang diunggah oleh akun Facebook bernama Liberty Agustinus menuliskan bahwa, calon konsumen tersebut harus menandatangani perjanjian untuk mengisi bahan bakar solar dengan spek Euro4. Jika tidak, maka garansi mobil yang berkaitan dengan mesin tidak akan ditanggung.

Baca juga: Rekayasa Digital Retro Klasik Kawasaki Meguro 250

“Jadi waktu delivery mobil di awal Feb 2022 Fortuner GR 2.8 sales nya bilang isi harus Dex ya Pak kalo tidak nanti warranty yg berkaitan dengan komponen mesin tidak di cover. Saya tanya "dimana statement yg menyatakan kalo isi selain dex warranty batal?" Dia tlp ke atasan nya dan dapet jawaban tidak apa2 isi Bio" Lalu saya bilang, kalo memang harus isi Dex minimal ada surat resmi atau informasi terkait BBM di buku manual atau surat pernyataan. Dulu saya beli Lexus RX200T thn 2017 memang ada tanda tangan di atas kop surat Lexus Menteng bermaterai BBM harus Pertamax Turbo jika tidak warranty mesin hangus selama masa warranty. Lalu 2 hari lalu sales nya WA saya bilang mereka baru meeting utk delivery mobil baru akan di berikan "surat seperti contoh di atas" kepada customer utk di edukasi (baca : di paksa) isi dex. Surat di atas rencana nya akan resmi dan ber kop surat. Sekian ceritanya. Nah terkait yg saya tanya ini bukan soal mampu atau gk mampu beli dex tetapi menghindari kesalahan informasi aja terkait spesifikasi di buku manual. Kalau memang di haruskan ya silahkan aja yg penting pernyataan resmi terkait warranty mesti jelas. Tks”. tulis unggahan tersebut.

Toyota Fortuner 2.800 ccKompas.com/AdityoWisnu Toyota Fortuner 2.800 cc

Terkait unggahan tersebut, Dimas Aska, Head of Public Relation PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, hal tersebut adalah bentuk persiapan rekan-rekan di cabang dealer Toyota untuk pengaplikasian Euro4 yang akan datang, dan dikhususkan untuk nanti calon konsumen akan menerima kendaraan pada saat sudah ada penyesuain spesifikasi dengan pemberlakuan Euro4 tahun ini.

“Jadi untuk rekan rekan konsumen yang sekarang sudah menerima kendaraan nya tidak perlu khawatir dengan informasi ini dan dapat juga berkonsultasi lebih lanjut ke Toyota melalui chanel yang ada,” ucap Dimas kepada Kompas.com, Rabu (2/3/2022)

Dimas melanjutkan, untuk konsumen atau pemilik Fortuner ataupun Innova dengan kode mesin GD dengan type mesin diesel yang hingga hari ini sudah terdelivery ke tangan pelanggan, maka bisa merujuk ke Buku Manual ya soal saran penggunaan bahan bakar nya yaitu untuk penggunaan Solar dengan Cetane number 48 atau lebih untuk memastikan kesehatan dan performa kendaraan sesuai spesifikasinya.

“Penjelasan ini juga bisa didapatkan konsumen dengan kontak ke cabang cabang terdekat ataupun melalui Call Centre dan HaloBeng untuk lebih mudahnya,” kata dia.

Sementara itu, salah satu pramuniaga Toyota di Jakarta Barat mengaku belum mengetahui perihal syarat tersebut.

Baca juga: Cek Harga SUV Murah di Bulan Terakhir PPnBM 50 Persen

“Saya belum dapat info. Tapi Pertamina Dex setahu saya belum memenuhi spesifikasi Euro 4, baru memenuhi Euro 2. Dari data yang saya dapat, Shell Diesel memenuhi spek Euro5 cetane number 51, Sulfur 10 ppm, Pertamina Dex memenuhi spek Euro2 cetane number 53, sulfur 300 ppm, Pertamina Dexlite belum memenuhi spek Euro2 cetane number 51, Sulfur 1.200 ppm, Pertamina Solar tidak memenuhi spek Euro2 cetane number 48, sulfur 2.500 ppm,” ucap pramuniaga itu kepada Kompas.com, Rabu (2/3/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.