Kompas.com - 29/01/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Oli mobil dan oli motor memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai pelumas mesin dan mengurangi daya gesek yang terlalu berlebih.

Meski begitu, keduanya diformulasikan sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi mesin. Kandungan dan tingkat kekentalannya berbeda, disesuaikan dengan mesin motor.

Masih ada pengguna kendaraan roda dua yang menjadikan oli mobil sebagai alternatif pengganti untuk mesin motor. Walaupun mungkin cocok pada beberapa mesin motor, penggunaan yang tidak sesuai dapat merusak mesin.

Baca juga: Perbedaan Electronic Parking Brake dan Rem Parkir Biasa

"Dampaknya banyak. Kalau terlalu kental, akan mengganggu sistem pelumasan di mesin dan bisa selip kopling," jelas Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) pada Kompas.com, Kamis (27/1/2022).

Jika mesin terus dipaksa bekerja dengan sistem pelumasan yang terganggu, mesin bisa overheat dan pada akhirnya rusak.

Endro juga menjelaskan, pemakaian oli tanpa melihat kesesuaian JASO dapat membuat mesin rusak.

Ribut Wahyudi, Kepala Bengkel Bintang Motor Depok, mengatakan, penggunaan yang tepat tidak akan merusak mesin motor.

Seorang mekanik sedang melakukan ganti oli motor dengan produk oli motor X-Ten untuk motor harian dengan daya tahan tinggi.X-Ten Seorang mekanik sedang melakukan ganti oli motor dengan produk oli motor X-Ten untuk motor harian dengan daya tahan tinggi.

"Bisa dipakai, dan tidak menimbulkan kerusakan pada mesin tersebut. Ketentuannya juga harus memastikan, sesuai dengan JASO-nya," jelas Ribut pada Kompas.com, Kamis (27/1/2022).

Pada kemasan oli, JASO MB melambangkan komponen oli yang cocok digunakan untuk motor matik atau motor dengan kopling kering. Sedangkan JASO MA diformulasikan untuk motor manual atau kopling basah.

Baca juga: Kebiasaan Ini Bisa Bikin Rugi Pemilik Mobil Transmisi Manual

Penggunaan yang tidak sesuai spesifikasi tidak hanya merusak mesin, namun berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi motor.

Senada dengan Endro, Ribut mengatakan bahwa pemakaian tidak tepat dapat membuat kopling motor selip.

"Oli matik dipakai manual, cenderung dapat menyebabkan koplingnya selip. Tentunya, performa mesin tidak maksimal," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.