Tragedi Rapak Balikpapan, Uji KIR Truk Dipertanyakan

Kompas.com - 23/01/2022, 08:01 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV saat kecelakaan beruntun di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022) pagi sekitar pukul 06.15 Wita. Kecelakaan yang diduga karena truk mengalami rem blong itu mengakibatkan sedikitnya 4 orang tewas, 1 orang kritis, 3 orang mengalami operasi tulang patah, dan 5 orang luka ringan. HO/TANGKAPAN LAYAR CCTV DISHUB BTangkapan layar rekaman CCTV saat kecelakaan beruntun di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022) pagi sekitar pukul 06.15 Wita. Kecelakaan yang diduga karena truk mengalami rem blong itu mengakibatkan sedikitnya 4 orang tewas, 1 orang kritis, 3 orang mengalami operasi tulang patah, dan 5 orang luka ringan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan beruntun belum lama ini terjadi di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, tepatnya pada Jumat (21/1/2022).

Kecelakaan tersebut disebabkan truk tronton yang mengalami rem blong saat menuruni jalur. Alhasil truk tersebut kehilangan kendali dan menabrak belasan kendaraan bermotor yang tengah berhenti di lampu merah.

Akibat kejadian itu, dilaporkan ada 4 korban meninggal dunia, 1 orang dalam keadaan kritis, 3 orang mengalami patah tulang dan 5 lainnya luka-luka.

Terkait kejadian ini, tak sedikit warganet yang mempertanyakan soal uji KIR kendaraan tersebut.

Baca juga: Berkaca dari Kecelakaan Truk di Rapak Balikpapan, Harus Ada Pelatihan buat Sopir

“Tiap kali ada truk nyelonong sebabnya selalu rem blong. Trus apa gunanya uji KIR? Dan itu perusahaan truk punya divisi perawatan? Atau asal pakai terus cari untung,” ujar salah satu warganet.

“Akibat KIR yang asal-asalan truk tidak lain pakai diluluskan KIR-nya, perlu dikaji itu Dishub-nya,” ucap warganet lain.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meluncurkan program Banyu Arum di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan, Senin (10/5/2021).Pemkab Banyuwangi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meluncurkan program Banyu Arum di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan, Senin (10/5/2021).

Sebagai informasi, uji KIR merupakan serangkaian pengujian atau pemeriksaan bagian-bagian kendaraan bermotor dalam rangka memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Uji KIR ini dilaksanakan di unit Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dinas perhubungan (dishub) kabupaten/kota terkait dan pemeriksaannya dilakukan oleh penguji yang memenuhi persyaratan.

Untuk kendaraan yang memenuhi kelaikan akan disahkan oleh pejabat yang ditunjuk dan akan diberikan tanda uji.

Kendaraan yang wajib melakukan uji KIR adalah kendaraan niaga atau yang mengangkut penumpang umum dan barang, seperti bus, semua jenis truk, taksi, pikap dan angkutan umum.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.