Melintas di Turunan, Mobil Transmisi Matik Wajib Pakai Gigi Rendah

Kompas.com - 14/01/2022, 07:42 WIB
Honda BR-V saat melewati turunan terjal di Wisata Batu Lawang, Cirebon, Jawa Barat. Kompas.com/DioHonda BR-V saat melewati turunan terjal di Wisata Batu Lawang, Cirebon, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil transmisi matik memang menawarkan kemudahan dalam pengoperasiannya. Namun bukan berarti pengemudi menyerahkan semua proses perpindahan gigi kepada sistem transmisi.

Pengemudi tetap harus melakukan intervensi, terutama saat melewati turunan yang panjang seperti di pegunungan. Hal ini berhubungan dengan keselamatan dan keamanan berkendara.

Baca juga: New Toyota Fortuner dan All New Land Cruiser Resmi Meluncur

Pasalnya, turunan yang cukup curam dan panjang akan memaksa rem akan bekerja keras memperlambat laju kendaraan. Oleh karena itu, saat menggunakan mobil matik pada kondisi jalan menurun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Department Head PT ToyotaAstra Motor (TAM), mengatakan, ketika melewati turunan curam tuas transmisi perlu digeser ke gigi rendah.

Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.Kompas.com/Alsadad Rudi Sistem transmisi matik milik Chevrolet Trax.

"Kondisi jalan yang menurun itu pasti rem enggak akan kuat menahan laju mobil, rem bisa menjadi sangat panas sehingga kinerjanya akan menurun," ujar Didi, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Pada mobil manual, dalam kondisi seperti ini dibutuhkan gigi rendah dan menggunakan engine brake untuk membantu sistim pengereman. Begitu juga dengan mobil transmisi matik.

Baca juga: Kabar Baru Soal Nasib Kelanjutan Diskon PPnBM

"Untuk itu perlu bantuan rem mesin atau biasa disebut dengan engine brake dengan memindahkan tuas transmis ke posisi Low (L) atau 1," kata dia.

Dalam praktik menurunkan gigi transmisi matik juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena jika salah langkah akan merusak transmisi mobil matik.

Menurut Didi, untuk memintahkan posisi gigi ke lebih rendah pastikan kecepatan mobil berada di bawah 30 kpj. Bahkan lebih baik jika perpindahan ini dilakukan letika mobil dalam kondisi diam.

Papan imbauan dipasang di turunan Bayeman, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019)KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN Papan imbauan dipasang di turunan Bayeman, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (23/5/2019)

"Gigi rendah pada transmisi matik ini akan membantu memperlambat laju mobil karena posisi gigi yang yang tidak berubah," ucap Didi.

Baca juga: Mulai Rp 36 Jutaan, Yamaha Segarkan Motor Sport Retro XSR 155

Jika tuas transmisi matik masih ada di D, maka mesin tidak akan menghasilkan engine brake. Sehingga pengemudi harus membantu dengan pengereman secara manual.

Meski begitu, cara ini baiknya dilakukan saat turunan cukup curam. Jika dipaksakan untuk kontur jalan datar maka transmisi matik bisa mengalami masalah.

"Saat kondisi jalan sudah datar lagi, segera pindahkan kembali tuas transmisi matik ke posisi D," kata Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.