Wanita Cenderung Punya Kabin Mobil Berantakan dari Pria

Kompas.com - 28/12/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi pengemudi mobil di jalan. UNSPLASH/takahiro taguchiIlustrasi pengemudi mobil di jalan.

 

JAKARTA, KOMPAS.COM — Mengendarai mobil pribadi saat ini sudah lazim dilakukan pria dan wanita, terutama di kota-kota besar Indonesia.

Menariknya, ada dua karakter berbeda antara pemilik mobil wanita dan pria, kalau dibandingkan dari kondisi suasana kabin. Ada teori yang menyatakan, kalau mobil wanita cenderung punya kabin lebih berantakan ketimbang pria. 

Pada dasarnya, beberapa wanita gemar meletakan berbagai benda kebutuhannya di kabin kendaraan roda empatnya.

Mulai dari sepatu, sandal, alat makeup, aksesoris, baju, atau makanan akan mudah ditemukan di dalam mobil pribadi wanita. 

Baca juga: Belajar dari Kasus Pencurian yang Dialami Pengemudi Wanita

Produk makeup memang sangat personal. Namun, makeup bisa menjadi pilihan kado ulang tahun untuk pacara wanita.SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Produk makeup memang sangat personal. Namun, makeup bisa menjadi pilihan kado ulang tahun untuk pacara wanita.

Meskipun tujuannya adalah untuk mudahkan dalam beraktivitas, namun kebiasaan justru berbahaya.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan jika kebiasaan tersebut cenderung dilakukan oleh wanita karir yang memiliki mobil pribadi. Mobil akan dikenakan untuk menunjang aktivitasnya. 

“Mobil privat wanita luarnya saja yang bagus, dalamnya biasanya berantakan.  Benda-benda berantakan tersebut akan menjadi objek yang mematikan, misalnya sisir atau benda tajam lainnya. Ketika benda itu tidak terikat itu akan bergerak dan menciderai,” katanya pada Kompas.com, Senin (27/12/2021).

Barang yang tidak terpakai dan berpotesi bergerak di dalam mobil akan mengacam pengemudi serta penumpang. Misalnya, saat mobil bermanuver atau rem mendadak, benda itu akan bergerak dengan cepat.

Sekat partisi mobil - Vertue ConceptVertue Concept Sekat partisi mobil - Vertue Concept

Bahkan kecepatannya melebihi momentum tabrakan sebuah mobil. Saat benda-benda itu bergerak atau terguling, otomatis akan mencedrai anggota tubuh pengemudi atau penumpang.

“Bagi wanita sering sekali menaruh sepatu atau sandal yang tidak terpakai di jok bawah mobil. Itu akan mengganggu proses mengemudi. Bisa saja menghalangi pedal,” kata Jusri, menambahkan.

Baca juga: Menggunakan Ban Beda Merek dalam Satu Mobil, Apakah Aman?

Oleh karena itu, menata isi mobil dengan rutin adalah bagian dari keselamatan berkendara. Tidak perlu memasukan benda yang tidak terlalu penting ke dalam mobil.

Jusri menyarankan agar para wanita menaruh berbagai perlengkapan di bagasi mobil. bagi jenis mobil yang tidak memiliki bagasi, tak ada salahnya untuk menyediakan kontainer atau kotak penyimpanan khusus.

Lalu ikat kotak tersebut, misalnya dengan cargo net. Tujuannya mengamankan agar tidak bergerak liar sehingga melukai penumpang atau pengemudi .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.