Alami Korsleting pada Mesin, Honda HR-V Hangus Terbakar

Kompas.com - 08/12/2021, 08:02 WIB
Sebuah mobil Honda HRV habis terbakar di kawasan Slipi, Jakarta Barat pada Selasa (7/12/2021) malam. Dok. Sudin Gulkarmat Jakarta BaratSebuah mobil Honda HRV habis terbakar di kawasan Slipi, Jakarta Barat pada Selasa (7/12/2021) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden mobil hangus terbakar secara tiba-tiba kembali terjadi. Kali ini menimpa Honda HR-V yang ditelan si jago merah di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Selasa (7/12/2021) malam.

Kasi Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Sjukri Bahanan mengatakan, kebakaran tersebut terjadi karena adanya korsleting pada mesin mobil.

“Diduga karena korsleting dari bagian mesin,” ucap Sjukri dalam keterangannya, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Cara Sederhana Cegah Tangki BBM Motor Berkarat

Pihaknya pun mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan lima personel. Beruntung, api berhasil dipadamkan tanpa adanya korban jiwa ataupun luka-luka.

Agar kejadian seperti itu tidak terus terulang, ada baiknya jika pemilik mobil wajib mengetahui ciri mobil yang akan terbakar dan langkah-langkah penyelamatan yang harus dilakukan. Tak terkecuali penyebab utama mobil itu terbakar.

Ilustrasi mobil terbakarfunnyordie.com Ilustrasi mobil terbakar

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, mobil terbakar bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti pemasangan aksesori kelistrikan yang tidak tepat, atau bisa juga karena overheat.

“Naiknya indikator suhu mesin bisa menandakan adanya malfungsi pada sistem pendingin. Kondisi ini yang bisa menyebabkan panas mesin meningkat. Jika kondisinya sudah parah, efeknya akan sangat banyak bahkan bisa menyebabkan terjadinya kebakaran,” kata Didi saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, bagian radiator yang bocor atau ada yang tersumbat bisa menjadi penyebab lain karena permasalahan tutup radiator atau motor fan yang rusak.

“Biasanya mesin yang mengalami overheat bisa dilihat dari indikator temperaur yang langsung menempati posisi ‘H’ (Hot). Kalau sudah begini perfoma mesin pasti terasa menurun, dan sebaiknya mobil langsung dihentikan sejenak,” kata dia.

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

Sementara itu, Head of Marketing Product Planning Division (MPPD) PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi menambahkan, mengetahui adanya masalah pada mobil dan berpotensi terjadi kebakaran tidak mudah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.