Kompas.com - 27/11/2021, 09:42 WIB

JEREZ, KOMPAS.com - Gelar Juara Dunia MotoGP 2020 Joan Mir menjadi problematik tersendiri. Tak sedikit yang menganggap bahwa pebalap Spanyol itu hanya beruntung.

Buktinya, di MotoGP musim 2021 pebalap Suzuki Ecstar itu gagal mempertahankan gelar. Juara musim 2021 diraih oleh pebalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo.

Pada 2020, Mir jadi juara dunia dengan hanya satu kali juara. Sepanjang 2021, dia tidak memenangi satu seri pun, tapi bertengger di posisi ketiga klasemen akhir karena konsisten meraih poin. 

Baca juga: Tahun 2030 Mayoritas Angkutan Umum Pakai Kendaraan Listrik

Joan Mir saat berlaga pada MotoGP Algarve 2021. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)PATRICIA DE MELO MOREIRA Joan Mir saat berlaga pada MotoGP Algarve 2021. (Photo by PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

"Mungkin ya karena ini adalah tahun yang aneh bagi semua orang. Mungkin ini yang menyebabkan gelar saya tidak dihargai," kata Mir mengutip Tuttomotoriweb.it, Sabtu (27/11/2021).

"Saya tahu, itu adalah sesuatu yang saya bawa ke dalam. Saya dan orang-orang yang membantu saya mengetahui nilai kejuaraan dunia itu dan pekerjaan yang dilakukan untuk mendapatkannya," ungkapnya.

Bahkan di Spanyol, Mir tidak mendapat pujian atas kesuksesannya di musim 2020. Tak sedikit yang mengkritiknya karena menjadi juara dunia dengan hanya menang satu balapan.

"Saya tidak tahu mungkin ada rasa iri. Saya tidak tahu dari mana kebencian ini berasal, karena saya seorang pebalap yang tidak mendapat masalah dan saya tidak sombong," ungkapnya.

Baca juga: Gesits Diskon Rp 1,5 Juta di IEMS 2021

Joan Mir saat sesi latihan bebas di MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)PIERRE-PHILIPPE MARCOU Joan Mir saat sesi latihan bebas di MotoGP Spanyol 2021. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

"Namun, saya tidak terlalu peduli. Saya hidup untuk motor, saya mencoba menjadi yang terbaik dan saya mengerahkan semua upaya saya. Apakah orang suka atau tidak, saya tidak peduli," katanya.

Mir mengatakan, bukannya dia menyerah untuk mempertahankan gelar pada 2021, tapi dia mencoba realistis saat menghitung poin Quartararo.

"Saya tidak pernah menyerah, tetapi ketika Quartararo bisa menang secara matematis, saya melihat kenyataan. Namun, saya tidak memiliki kecepatan yang saya harapkan," katanya.

"Meskipun saya merasa lebih cepat dan berkendara lebih baik, itu belum cukup untuk menjadi juara. Saya yakin saya punya margin untuk 2022," ungkap Mir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.