Impresi Awal Menyetir Xpander Facelift, Rasanya Beda Sekali

Kompas.com - 18/11/2021, 11:02 WIB
Mitsubishi Xpander terbaru. KOMPAS.com/ADITYO WISNUMitsubishi Xpander terbaru.

KARAWANG, KOMPAS.com – Salah satu hal menarik dari Xpander facelift adalah penggunaan transmisi CVT baru, yang menggantikan transmisi otomatis 4-speed sebelumnya. Dengan ubahan ini, Xpander menawarkan pengalaman berkendara yang terasa berbeda sekali dari model sebelumnya.

Tak seperti transmisi otomatis dengan torque converter, secara teknis transmisi CVT dirancang tanpa perpindahan gigi. Alhasil ketika kami coba penyaluran tenaga terasa linier dan halus.

Meski begitu, Mitsubishi menyematkan sensasi perpindahan gigi virtual selayaknya transmisi otomatis 8-speed pada Xpander facelift.

Baca juga: Geser Xpander Cross, All New Veloz Jadi LMPV Termahal

Tuas transmisi CVT dan rem parkir elektris milik Mitsubishi Xpander terbaru.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Tuas transmisi CVT dan rem parkir elektris milik Mitsubishi Xpander terbaru.

Namun, impresinya memang tak sama dengan transmisi roda gigi pada umumnya. Transmisi tetap menyalurkan tenaga dari mesin ke roda tanpa entakan.

Apalagi Mitsubishi masih menyematkan mesin berkode 4A91 1.500 cc MIVEC DOHC 16 Valve yang telah berspesifikasi Euro 4. Mesin ini menghasilkan tenaga 105 PS atau setara 103 tk dan torsi 141 Nm.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Performanya saat dicoba masih sama, akselerasi terasa biasa saja. Tapi suara deru mesin tidak begitu terdengar saat berada di dalamnya.

Baca juga: Komparasi New Veloz dan Xpander Facelift, Pilih Mana?

Mitsubishi Xpander saat melaju di jalan bergelombang.KOMPAS.com/ADITYO WISNU Mitsubishi Xpander saat melaju di jalan bergelombang.

Ubahan kemudian berlanjut ke peningkatan kualitas suspensi. Mitsubishi menyebut peningkatan kualitas sokbreker, dilakukan dengan tuning terbaru.

Saat dicoba di Bridgestone Proving Ground di Karawang, Jawa Barat, bantingan Xpander memang terasa lebih empuk dan nyaman.

Terutama saat melaju di simulasi jalan kasar dan tidak rata, pada kecepatan 60 kpj sampai 80 kpj. Sementara itu, ketika melaju 30 kpj sampai 50 kpj bantingan justru lebih terasa di kabin.

Baca juga: Sensasi Berkendara Toyota All New Avanza yang Tak Lagi Seperti Dulu

Mitsubishi Xpander facelift.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Mitsubishi Xpander facelift.

Sedangkan saat membawa Xpander melewati jalan beton atau cor-coran seperti di jalan tol, mobil tetap stabil meski medan yang dilewati agak bergelombang. Begitu juga dengan intrusi suara yang masuk ke interior terbilang minim.

Kemudian pengendalian juga semakin baik. Mobil mudah diajak bermanuver pada kecepatan tinggi, walaupun body roll atau limbung masih terasa. Setir juga secara otomatis kembali ke posisi awal, setelah melakukan berbagai manuver.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.