Motor 2-Tak Terancam di DKI Terjerat Regulasi Uji Emisi

Kompas.com - 28/10/2021, 08:02 WIB
Motor 2-tak legendaris Yamaha TZM 150 Dok. Ricky MahendraMotor 2-tak legendaris Yamaha TZM 150

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerapkan sanksi tilang bagi kendaraan bermotor yang tidak lulus uji emisi mulai 13 November 2021.

Pemilik kendaraan yang tak lolos uji emisi akan ditilang dengan denda maksimal Rp 250.000 untuk sepeda motor dan Rp 500.000 untuk mobil.

Baca juga: Pemenang Video Vokasi Siswa SMK Otomotif AHM

Ribut Wahyudi, Kepala Bengkel Honda Bintang Motor Cinere, ragu kalau motor 2-tak yang terkenal menghasilkan banyak asap dapat lolos uji emisi.

Uji emisi gratis yang dilakukan oleh YamahaDok. YIMM Uji emisi gratis yang dilakukan oleh Yamaha

"Bicara 2-tak rasanya sulit untuk lulus uji emisi dikarenakan polusi yang dihasilkan dari knalpot 2-tak tersebut bisa dibilang cukup banyak," kata Ribut kepada Kompas.com, Rabu (27/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun tidak ada di dunia ini yang tak mungkin. Bisa jadi nanti akan ada pabrikan yang bisa menciptakan 2-tak yang lulus uji emisi tersebut," katanya

Tak cuma dari "orang bengkel," Nazar Ray, pemilik Kawasaki Ninja ZX-KRR 150 tahun 2004 juga pesimistis bahwa motornya bakal lolos uji emisi.

Baca juga: Mobil Punya Emisi yang Rendah, Kuncinya Servis Rutin

Suzuki Satria 2-takAndi Panser/Blue Tech Suzuki Satria 2-tak

Sampai saat ini dia bahkan mengatakan belum berniat melakukan uji emisi. Sebab menurutnya bakal percuma karena pasti tidak bakal lolos.

"Kalau ikuti aturan sekarang, kadarnya sekian-sekian. Motor 2004 apalagi 2-tak, mau ganti blok mesin satu gelondongan, bensinnya pakai apa, oli samping pakai yang mahal Rp 200.000 enggak pengaruh, enggak bakal lulus," katanya.

Baca juga: Hasil Investigasi KNKT Soal Truk Trailer Mundur di Tol Banyumanik

"Saya pernah pakai oli samping yang Rp 200.000 memang asepnya jadi sedikit kalau normal, cuma kalau dibuat boros ya tetap ada asapnya, jadi percuma," kata Nazar.

Uji emisi sepeda motor di bengkel resmi Astra Motor Center JakartaRendra Kusumah Uji emisi sepeda motor di bengkel resmi Astra Motor Center Jakarta

Ambang batas emisi gas buang agar dapat lolos uji emisi, mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor.

Untuk motor 2-tak produksi di bawah 2010, CO di bawah 4,5 persen dan HC 12.000 ppm. Adapun motor 4-tak produksi di bawah 2010, CO maksimal 5,5 persen dan HC 2.400 ppm.

Sedangkan untuk motor di atas 2010, baik motor 2-tak maupun 4-tak, CO maksimal yang diperbolehkan ialah 4,5 persen dan HC 2.000 ppm.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.