Lihat Aksi Bajing Loncat di Jalan, Rekam dan Laporkan

Kompas.com - 15/10/2021, 15:21 WIB
Aksi bajing loncat di Jalan Raya Bekasi instagram.com/romansasopirtruckAksi bajing loncat di Jalan Raya Bekasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi kriminal mengambil barang di belakang truk atau yang sering disebut bajing loncat kembali terjadi.

Kali ini terjadi di Jalan Raya Bekasi tepatnya di seberang Pasar Cakung, Jakarta Timur, Kamis (14/10/2021).

Insiden tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun instagram @romansasopirtruck. Dalam video itu, terlihat dua pria memanjat kendaran untuk mengambil muatan besii dari truk yang sedang melintas.

Baca juga: Ducati Scrambler Urban Motard 2022 Meluncur

Sebagai pengguna jalan lain, apa yang harus dilakukan ketika melihat aksi bajing loncat?

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, pengguna jalan lain sebaiknya menjaga keamanan dengan tidak memprovokasi. Sebab, pelaku bajing loncat akan mengambil langkah bahaya atau nekat apabila dirinya merasa terancam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tindakan yang tepat adalah merekam dan melaporkan, kecuali memang memiliki kemampuan dan otoritas ddalam penindakan hukum,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/10/2021).

Sony melanjutkan, seandainya kejahatan tersebut jauh dari jangkauan dan tidak membahayakan diri kita, lebih baik segera menjauh dan hindari hal tersebut.

“Membunyikan klakson serta lampu dan tidak mencampuri urusan pihak lain. Berbuat benar lebih penting daripada berbuat baik. Jangan sampai melakukan tindakan-tindakan yang justru tidak dapat diantisipasi,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Bambang Widjanarko menambahkan, aksi bajing loncat tidak mengenal waktu. Bukan hanya di malam hari, terkadang juga disiang hari ketika lalu lintas sedang ramai.

Bajing loncat beroperasi setiap saat, pagi, siang, malam dan di mana saja. Bisa di pasar, di jalan lintas atau di perkotaan. Tidak hanya di jalur lintas Sumatera, bajing loncat terkadang ditemui di Jawa seperti di Jakarta dan Surabaya,” kata dia.

Baca juga: Honda Sensing 360 Meluncur 2022, Hapus Semua Blind Spot

Bambang melanjutkan, aksi tersebut hanya mampu dihentikan oleh aparat berwenang. Sebab para sopir truk tidak bisa melawan. Jika sopir truk sengaja menabrak pelaku bajing loncat, ditakutkan masalah akan semakin panjang karena menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Selain itu, bajing loncat tidak punya wilayah operasional tetap. Maka dari itu aksi kriminal sulit diantisipasi. Mereka melakukan aksinya hit and run,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.