Alih Generasi dan Larisnya Mobil MPV di Tanah Air

Kompas.com - 07/10/2021, 11:22 WIB
Ilustrasi interior Toyota Alphard generasi pertama autoevolutionIlustrasi interior Toyota Alphard generasi pertama

JAKARTA, KOMPAS.comMobil keluarga genre MPV masih menjadi segmen paling laris di Indonesia. Mobil ini sangat diminati bukan tanpa alasan. Salah satunya terkait teori generasi, yang menjelaskan tentang karakteristik dari kelompok-kelompok generasi berdasarkan tahun kelahiran.

Pengamat otomotif Yannes Martinus Pasaribu, mengatakan, perubahan tren mobil MPV ke segmen lainnya suatu saat bisa terjadi karena alih generasi.

“Saat ini pasar masih dikuasai oleh segmen konsumen Baby Boomers,” ujar Martinus, kepada Kompas.com (5/10/2021).

Baca juga: Akhirnya Daihatsu Buka Suara soal Generasi Baru Avanza-Xenia

IIMS Hybrid 2021Foto: Dyandra IIMS Hybrid 2021

“Yang masih melihat konsep kendaraan keluarga adalah yang berkapasitas banyak untuk dapat mengangkut keluarga besar sebanyak mungkin,” kata akademisi dari Institut Teknologi Bandung itu.

Meski begitu, secara natural pembeli kendaraan bakal beralih dari Baby Boomers ke Generasi X, lalu ke Generasi Y (millenial), kemudian Generasi Z.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Segmen yang kini sedang tumbuh daya beli selanjutnya adalah kelompok milenial yang sebagian masih memiliki cara pandang dan konsep kendaraan keluarga yang memiliki jok tiga baris mirip generasi Baby Boomers,” ucap Martinus.

Baca juga: Masa Berlaku SIM 5 Tahun Dinilai Kurang Efektif

Komparasi duo LCGC Toyota Agya dan Daihatsu Ayla facelift 2020KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Komparasi duo LCGC Toyota Agya dan Daihatsu Ayla facelift 2020

“Sebagian lagi lebih melihat kebutuhan pada kemampuan kendaraan kompak untuk mobilitas keluarga inti saja (Bapak, ibu dan satu-dua anak),” kata dia.

Pada tahap ini, penjualan MPV mungkin masih mendominasi. Namun, segmen mobil lainnya seperti SUV ataupun city car dengan kapasitas lima penumpang ikut terdongkrak penjualannya.

Menurut Martinus, ke depannya, saat Generasi Z sudah memiliki daya beli yang menguat seiring dengan pertumbuhan karier mereka, barulah secara perlahan konsep MPV ini akan ditinggalkan.

“Generasi Z lebih cenderung memegang konsep keluarga inti yang kecil. Mereka hanya membutuhkan kendaraan kompak dengan dua baris tempat duduk saja. Itu dapat disuplai oleh jenis kendaraan city car, SUV sedang dan small-medium SUV,” kata Martinus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.