Kinerja Ekspor Otomotif Indonesia Konsisten Bergerak Positif

Kompas.com - 29/09/2021, 08:02 WIB
Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESMobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih buatan Indonesia ke luar negeri secara konsisten menunjukkan pergerakan positif sepanjang dua bulan terakhir.

Diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama Agustus 2021 total ekspor mobil mencapai 27.021 unit.

Rinciannya, produk mobil utuh alias completely built-up (CBU) sebanyak 18.913 unit dan kendaraan terurai atau completely knocked down (CKD) 8.108 unit. Pencapaian tersebut rata-rata naik tipis 0,08 persen dari bulan lalu.

Baca juga: Strategi Jangka Menengah dalam Mempercepat Era Kendaraan Listrik

Ekspor Mobil ToyotaFoto: TMMIN Ekspor Mobil Toyota

Sementara itu untuk ekspor komponen kendaraan terkait, mencapai 7.573.568 unit, naik secara bulanan sebesar 7,8 persen atau dari 6.980.329 unit.

Padahal pada periode terkait industri otomotif masih dibayangi pandemi Covid-19 dan krisis pasokkan cip semi konduktor. Di samping itu, kinerja produksi juga belum sepenuhnya pulih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun sepanjang Januari-Agustus 2021, total ekspor mobil buatan Indonesia telah mencapai angka 185.012 unit, melonjak 37,7 persen dari torehan pada periode yang sama tahun lalu, 134.341 unit.

Hal serupa juga terjadi di sisi ekspor produk otomotif terurai yang naik 133,9 persen dari 29.995 unit selama Januari-Agustus 2020 menjadi 70.166 unit. Termasuk pada ekspor komponen yang naik 77,1 persen atau dari 33.294.048 unit jadi 58.977.619 unit.

Untuk produsen yang melakukan ekspor kendaraan, masih didominasi Daihatsu dan Toyota. Lalu diikuti Mitsubishi Motors, Suzuki, Honda, Hino, Hyundai (HIM), DFSK, dan Wuling.

Rinciannya, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengekspor produk Daihatsu Gran Max, Mazda Bongo (kembaran Gran Max), Toyota Lite Ace, Toyota Avanza, Toyota Rush, Toyota Raize, serta Toyota Wigo (kembaran Agya).

Baca juga: Daftar Harga MPV Murah per September 2021

Ilustrasi produksi mobil.Carscoops Ilustrasi produksi mobil.

Kemudian, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) jadi penyumbang ekspor mobil terbanyak kedua selama Januari-Agustus 2021 dengan jumlah 40.913 unit. Produknya ialah Toyota Fortuner, Toyota Innova, Toyota Sienta, Toyota Vios, dan Toyota Yaris.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.