Bos Ducati Sebut Jadi Juara Dunia Musim Ini Sulit, tapi Bukan Mustahil

Kompas.com - 28/09/2021, 07:42 WIB
Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP) ANDREAS SOLAROFrancesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP San Marino 2021. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ducati masih mengincar gelar juara dunia MotoGP sejak 2007. Ducati Sports Director Paolo Ciabatti mengatakan, musim ini sulit untuk jadi juara dunia, tapi bukan mustahil.

Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2021. Sedangkan, balapan musim ini hanya tersisa empat seri.

Baca juga: Bagnaia Sebut Marquez Bisa Menang di MotoGP AS 2021

Sejak awal musim hingga sekarang, Ducati punya tiga kandidat pesaing Quartararo. Dimulai dari Johann Zarco yang konsisten finis posisi kedua.

Fabio Quartararo dan Jack Miller saat balapan pada MotoGP Styria 2021. (Photo by Joe Klamar / AFP)JOE KLAMAR Fabio Quartararo dan Jack Miller saat balapan pada MotoGP Styria 2021. (Photo by Joe Klamar / AFP)

Lalu, diteruskan oleh Jack Miller, yang meraih dua kemenangan berturut-turut di Le Mans dan Jerez. Sekarang, ada Francesco Bagnaia yang juga menang dua kali berturut-turut di Aragon dan Misano.

"Kami mencoba untuk berada di depan, untuk memenangkan balapan. Itulah satu-satunya hal yang bisa kami lakukan," ujar Ciabatti, dikutip dari Speedweek.com, Senin (27/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sisa Empat Seri, Rossi Sebut Bagnaia Sulit Kalahkan Quartararo

Ciabatti menambahkan, Ducati hanya mencoba untuk menang, setelah itu baru lihat bagaimana kelanjutannya. Quartararo saat ini unggul dengan 48 poin dengan empat seri tersisa.

Pebalap Francesco Bagnaia (Ducati) mengendarai motornya di depan pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) pada MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.AFP/LLUIS GENE Pebalap Francesco Bagnaia (Ducati) mengendarai motornya di depan pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) pada MotoGP Aragon di Sirkuit Motorland di Alcaniz pada 12 September 2021.

"Tapi, apa pun bisa terjadi dalam balapan. Kami harus terus mencoba. Kami sudah buktikan bahwa kami bisa kompetitif di semua sirkuit," kata Ciabatti.

Untuk seri selanjutnya, akan digelar pada MotoGP Amerika di Sirkuit Austin, Texas. Di sirkuit ini, Marc Marquez selalu menang sejak 2013, kecuali pada 2019 di mana dia terjatuh.

Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Austria 2021. (Photo by Joe Klamar / AFP)JOE KLAMAR Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Austria 2021. (Photo by Joe Klamar / AFP)

"Aragon juga rumah bagi Marc, dan kami mengalahkannya di sana dua pekan lalu. Kami punya konsep yang jelas, kami ingin menang, dan membuat Fabio berada di bawah tekanan. Bagaimana pun juga, ini jelas, memenangkan gelar akan sulit, tapi tidak mustahil," ujar Ciabatti.

Ciabatti mengatakan, jika Ducati mendapat gelar juara dunia untuk pebalap, maka itu akan luar biasa. Di sisi lain, saat ini Ducati sudah memimpin klasemen sementara untuk kategori konstruktor, yang juga sangat penting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.