Fitur ABS pada Sepeda Motor Sekadar Sugesti atau Benar Efektif?

Kompas.com - 10/09/2021, 09:22 WIB
Motor memakai ABS Foto: Tangkapan layarMotor memakai ABS

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem rem anti terkunci atau anti-lock braking system (ABS) sudah banyak dipakai di sepeda motor. Tapi rupanya tak semua paham fungsinya, pun sampai ada yang berpikir cuma sugesti.

Pada dasarnya, ABS merupakan salah satu fitur penunjang keselamatan aktif pada kendaraan. Fitur ini memang semula lebih lazim tersemat pada mobil, namun dalam beberapa tahun terakhir mulai diperkenalkan pada motor.

Salah satu contoh bergunanya ABS ialah video yang diunggah akun Otomotif Weekly. Di mana ada pengendara motor selamat tidak sampai menabrak truk di depannya.

Dari video terlihat pengendara tersebut "meleng" atau tidak fokus melihat ke depan. Ternyata di depannya ada truk yang sudah dekat dan terpaksa melakukan pengereman keras (hard braking).

Baca juga: PPKM Level 3, Diler Mitsubishi Mulai Beroperasi Normal

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tabloid OTOMOTIF (@otomotifweekly)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Tanpa ABS melakukan pengereman keras bisa berbahaya karena dapat membuat roda terkunci. Alih-alih motor berhenti pengendara justru bisa terpelanting.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, fitur ABS pada motor memiliki peran yang cukup penting terutama jika ada kondisi darurat.

“Pengaruh ABS dan non ABS besar sekali, dan perlu diketahui pada motor non ABS jarak pengeremannya berbeda, sebab jarak pengereman ABS lebih pendek dalam situasi darurat,” ujar Jusri kepada Kompas.com belum lama ini.

Jusri mengatakan, dengan ABS pengendara motor diuntungkan karena jika terjadi pengereman mendadak motor lebih mudah dikendalikan. 

Baca juga: Pamer Teknologi, Daihatsu Bedah Fitur Keselamatan Tertinggi Rocky

Ilustrasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi.

“Intinya dengan ABS akan meringankan tugas-tugas pengendara. Pengemudi bisa melakukan perlambatan hingga pemberhentian lebih maksimal. Selain itu dia juga punya opsi untuk menghindar sambil mengerem, sedangkan di non ABS akan sulit sekali,” katanya.

Sedangkan tanpa ABS pengendara tanpa sadar melakukan tugas bersamaan atau multitasking saat pengereman. Bagi yang tidak berbiasa hal itu akan sulit, apalagi jika roda terkunci.

Cara kerjanya yaitu saat sensor ABS membaca putaran ban ada yang mengunci, sistem akan melakukan pengereman dengan bertahap secara cepat sehingga ban tidak terkunci.

Global NCAP menyebut ABS pada motor berpotensi menyelamatkan ribuan orang setiap tahun.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.