Catat, Begini Cara Mengurus Motor yang Dicuri tapi Masih Kredit

Kompas.com - 08/09/2021, 11:12 WIB
Aksi pencurian motor di sebuah rumah kontrakan di kawasan Lagoa, Koja, Tanjung Priok Jakarta Utara terekam CCTV. Istimewa/ Dokumen PribadiAksi pencurian motor di sebuah rumah kontrakan di kawasan Lagoa, Koja, Tanjung Priok Jakarta Utara terekam CCTV.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini kejadian pencurian kendaraan masih kerap ditemui, khususnya bagi sepeda motor dalam keadaan tertentu, seperti masih baru atau sudah diberi pemanis tambahan.

Namun di satu sisi, motor baru sekarang ini rata-rata dibeli dengan cara kredit atau menyicil. Lantas bagaimana bila moda roda dua tersebut mengalami hal serupa?

Marketing Specialist PT Asuransi Raksa Pratikara Fenny Aridaningsih menyebut pemilik harus melakukan beberapa langkah untuk mengurusnya. Pertama, wajib menginformasikan kehilangan motor ke pihak leasing atau pembiayaan.

Baca juga: Pahami Bedanya Rambu Petunjuk Warna Hijau, Biru, dan Coklat

Pencurian motor terjadi di Jalan Jatipadang Utara No.24E RT 008 RW 07, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 13.18 WIB. Dok. Adam Pencurian motor terjadi di Jalan Jatipadang Utara No.24E RT 008 RW 07, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 13.18 WIB.

Hal ini diperlukan untuk memudahkan dan mempercepat proses klaim asuransi. Tapi perlu diingat, laporan harus dilampiri dengan salinan identitas pribadi yaitu KTP, Surat izin mengemudi (SIM), surat tanda kendaraan bermotor (STNK).

"Sebab motor yang dibeli secara kredit otomatis mendapat asuransi Total Lost Only (TLO). Sebagai gantinya konsumen akan mendapat ganti rugi berupa dana senilai harga jual motor,” ujar Fenny, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tahap selanjutnya, pemilik kendaraan membawa surat pengantar dari leasing yang menyatakan kehilangan akibat pencurian kepada pihak kepolisian. Jangan lupa, bawa kunci motor selama proses terkait.

"Nanti pihak kepolisian akan menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL)," katanya.

Setelah urusan dokumen selesai, pemilik kendaraan bisa melanjutkkan proses klaim pada pihak leasing.

Baca juga: Kondisi Fisik Boleh Mulus, tapi Helm Tetap Bisa Kedaluwarsa

Tersangka TK (20) yang melakukan aksi pencurian motor (curanmor) di daerah Tambora. TK diringkus oleh pihak kepolisian pada Minggu (8/11/2020).Dokumentasi Humas Polres Jakarta Barat Tersangka TK (20) yang melakukan aksi pencurian motor (curanmor) di daerah Tambora. TK diringkus oleh pihak kepolisian pada Minggu (8/11/2020).

“Jika memang dari hasil analisis kejadiannya liable atau sesuai tanpa melanggar perjanjian, maka pihak asuransi akan membayarkan uang senilai ganti rugi kehilangan motor itu (sesuai harga pasar nilai pergantiannya),” ujar Fenny.

Fenny mengatakan, uang tersebut akan ditransfer ke rekening leasing. Sebab, kendaraan masih milik pihak leasing (masih ada angsuran).

Selanjutnya, nilai pergantian ke pemilik motor sudah menjadi urusan pihak leasing.

"Berapa nilai pergantiannya, karena pemilik motor dan pihak leasing yang tahu akan hal itu," kata Fenny.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.