Jumpa Bus Ugal-ugalan, Langsung Kasih Jalan dan Tinggalkan

Kompas.com - 02/09/2021, 09:42 WIB
 LAKALANTAS--Bus Sugeng Rahayu menabrak sebuah sepeda motor dalam kecelakaan di  ruas jalan nasional di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/8/2021) siang.  KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI LAKALANTAS--Bus Sugeng Rahayu menabrak sebuah sepeda motor dalam kecelakaan di  ruas jalan nasional di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/8/2021) siang. 

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan bus Sugeng Rahayu dengan truk dan motor. Pada kecelakaan ini, pengendara motor menjadi korban tewas karena menghindari truk yang rem mendadak di depannya.

Diketahui bus pun menyalip kendaraan yang ada di depannya saat jalanan berbelok. Aksi pengemudi bus yang mengebut ini, dengan mengambil jalur orang, biasa juga disebut dengan ngeblong.

Bus yang ngeblong memang mejadi fenomena yang biasa terjadi di daerah tertentu. Sehingga bagi para pengguna jalan, harus tahu bagaimana menyikapinya dan tidak terlibat kecelakaan karena kelakuan ugal-ugalan tadi.

Baca juga: Bocoran Gaji Dovizioso di Yamaha

 Bus Sugeng Rahayu kembali mengalami kecelakaan di Kabupaten Ngawi. Bus dilaporkan melaju kencang sebelum terperosok ke dalam hutan jati dan terguling.KOMPAS.com/DOK POLRES NGAWI Bus Sugeng Rahayu kembali mengalami kecelakaan di Kabupaten Ngawi. Bus dilaporkan melaju kencang sebelum terperosok ke dalam hutan jati dan terguling.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, ketika melihat bus yang ugal-ugalan, lebih baik menjaga jarak aman dan menjauh dari mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tidak perlu melawan, atau tidak terima ketika jalurnya diambil bus ugal-ugalan. Keputusan yang benar adalah menghindar dengan jaga jarak, hati-hati ketika berada di dekat bus dan segera menjauh untuk cari selamat,” ucap Sony kepada Kompas.com, Rabu (1/9/2021).

Jika tetap memaksa, ingin memberikan pelajaran kepada pengemudi bus, nampaknya akan sia-sia. Malahan, jika melawan bus yang ugal-ugalan, risikonya bisa tertabrak, yang ada malah rugi ketika tabrakan dengan kendaraan besar.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Bus Sugeng Rahayu, Ini Bahaya Nyalip di Tikungan

“Bus itu bergeraknya lambat tapi liar, sehingga kadang menjadi mesin pencabut nyawa karena kemungkinan besar meninggal kalau bertabrakan dengannya,” kata Sony.

Jadi jika melihat ada bus, baik dari depan, belakang, atau samping dan mau menyalip, lebih baik diberi jalan saja. Jangan memaksa, nantinya bakal rugi jika akhirnya malah terlibat kecelakaan dengan bus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.