Fenomena Anak Kecil Sudah Bawa Motor, Jangan Dibenarkan

Kompas.com - 31/08/2021, 14:21 WIB
Ilustrasi siswa bermotor. Tribun JogjaIlustrasi siswa bermotor.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena anak di bawah umur mengendarai sepeda motor merupakan masalah sosial dan hukum yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi, mengatakan, maraknya anak di bawah umur mengendarai motor dan belum memiliki SIM merupakan pelanggaran hukum.

Baca juga: Ada Pelat Nomor Kendaraan Warna Hijau, Sudah Tahu Fungsi dan Artinya?

"Dari aspek keselamatan cukup rentan terhadap resiko kecelakaan lalu lintas, apalagi kadang mereka mengendarai kendaraan bermotor tidak pakai helm, membonceng orang lebih dari satu, ngebut dan sebagainya," kata Budiyanto, Selasa (31/8/2021).

Bocah bawa motorFoto: Tangkapan layar Bocah bawa motor

Selain itu katanya, membiarkan anak di bawah umur membawa motor bertentangan dengan Undang-undang tentang perlindungan anak, karena orang tua wajib melindungi keselamatan anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga kewajiban kita semua untuk melindungi dari hal-hal yang membahayakan, diantaranya melarang anak-anak di bawah umur mengendarai motor karena sangat berisiko," katanya.

Menurutnya, fenomena ini menjadi problem sosial karena anak-anak tersebut berada di jalan umum. Kemudian masyarakat seakan-akan menjustifikasi atau membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Fenomena Bocah Bawa Motor, Masalah Sosial dan Hukum

Ilustrasi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi.

"Alasannya efesiensi untuk mobilitas ke sekolah, pasar, mall dan sebagainya tanpa memperhitungkan risiko yang akan terjadi," kata Budiyanto.

Padahal katanya, hasil analisa dan evaluasi mengungkapkan bahwa kejadian kecelakaan lalu lintas diawali dari pelanggaran lalu lintas.

"Melihat situasi seperti ini seharusnya kita terdorong untuk melakukan pengendalian sosial atau kontrol sosial, dengan membuat suatu konfigurasi untuk mencegah penyimpangan sosial," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.